Lombok Tengah, Radarsultra.co – Tim gabungan dari BKO Polda NTB, Sat Brimob Polda NTB, Polres Lombok Tengah, dan TNI menggerebek sebuah kampung narkoba di Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis, (30/1/2025).
Operasi ini juga melibatkan Tim Polisi Satwa (Polsatwa) Direktorat Samapta Polda NTB dengan enam personel dan tiga ekor anjing pelacak khusus (Caksus) narkoba atau K-9.
Dalam penggerebekan tersebut, tim berhasil mengamankan 29,72 gram narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu dari enam tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Beleke Daye, Praya Timur.
Selain itu, sebanyak 25 orang terdiri dari 17 laki-laki dan 8 perempuan turut diamankan dari enam lokasi berbeda di desa tersebut.
“Anjing pelacak memiliki peran penting dalam berbagai operasi kepolisian, seperti pengamanan bandara, terminal, hingga razia narkotika,” ujar Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Polri, Irjen Pol. Mulia Hasudungan Ritonga, dalam keterangannya, Sabtu (1/2/2025).
Irjen Mulia menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kemampuan anjing pelacak melalui latihan rutin.
“Anjing pelacak ini juga turut membantu dalam setiap pencarian korban-korban bencana alam. Mereka kami terus tingkatkan kemampuannya,” tegasnya.
Hasil penggerebekan menunjukkan efektivitas peran anjing pelacak K-9.
Di TKP pertama, K-9 berhasil menemukan satu klip transparan berisi sabu seberat 4,28 gram.
Di TKP kedua, ditemukan dua bungkus sabu dengan total berat 20,12 gram.
Selanjutnya, di TKP ketiga ditemukan satu bungkus klip berisi 2,65 gram sabu.
Tak berhenti di situ, di TKP kelima ditemukan satu bungkus plastik klip berisi sabu seberat 1,21 gram, dan di TKP keenam anjing pelacak menemukan 1,46 gram sabu yang disimpan dalam satu bungkus plastik klip.
Total barang bukti sabu yang berhasil diamankan mencapai 29,72 gram.
Selain narkoba jenis sabu, polisi juga menyita sejumlah timbangan digital, alat hisap sabu, dan uang tunai sebesar Rp 26 juta.
Penindakan ini merupakan bagian dari upaya penguatan Asta Cita ke-7 Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam pemberantasan kampung narkoba di Indonesia.*






