1

Personel Damkarmat Kendari Sabet Perak di 6th Kun Khmer World Championship

Kompetisi tingkat dunia tersebut diikuti negara-negara lintas benua, di antaranya Indonesia, Kamboja, Vietnam, Kamerun, Prancis, India, Jepang, Filipina, Rusia, Spanyol, Ukraina, dan Amerika Serikat. Media internasional seperti Khmer Timesdan The Phnom Penh Post menyebut edisi kali ini sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Kun Khmer.

1

Kendari, Radarsultra.co – Pemerintah Kota Kendari kembali menorehkan kebanggaan di tingkat internasional. Alimudin, personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari, berhasil meraih medali perak pada ajang 6th Kun Khmer World Championship yang berlangsung di Sihanoukville, Provinsi Preah Sihanouk, Kamboja.

Kejuaraan dunia Kun Khmer edisi keenam ini menjadi salah satu turnamen terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan, dengan partisipasi sekitar 125 atlet dari kurang lebih 20 negara. Semula dijadwalkan pada 17–20 Desember 2025, ajang tersebut diundur ke Februari 2026 karena kendala teknis dan pertimbangan keamanan.

1

Alimudin yang juga merupakan atlet binaan Patriot 143 Fighting Camp Sulawesi Tenggara tampil impresif sejak babak penyisihan hingga menembus partai final. Konsistensi dan daya juangnya mengantarkannya meraih posisi Juara II sekaligus mempersembahkan medali perak bagi Indonesia.

BACA JUGA :  Gubernur ASR Klarifikasi Polemik Lahan Kambu, Pastikan Legal dan Bantah Isu Pembabatan Mangrove

Prestasi ini sekaligus melanjutkan capaian gemilangnya setelah sebelumnya meraih medali emas pada Kejuaraan Nasional III Kun Khmer Indonesia di Makassar pada Desember 2025.

Kompetisi tingkat dunia tersebut diikuti negara-negara lintas benua, di antaranya Indonesia, Kamboja, Vietnam, Kamerun, Prancis, India, Jepang, Filipina, Rusia, Spanyol, Ukraina, dan Amerika Serikat. Media internasional seperti Khmer Timesdan The Phnom Penh Post menyebut edisi kali ini sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Kun Khmer.

Selain menjadi panggung kompetisi, kejuaraan ini juga menjadi momentum penting bagi Federasi Kun Khmer Internasional (IKKF) dalam memperluas dukungan global, termasuk target menuju pengakuan Komite Olimpiade Internasional. Pada 2026, hasil pertandingan Kun Khmer untuk pertama kalinya mulai dicatat dalam basis data olahraga bela diri dunia, BoxRec, melalui kerja sama dengan World Kickboxing Network (WKN).

BACA JUGA :  Gubernur Andi Sumangerukka Tanggung Biaya Pengobatan Siswa SMA 12 Kendari Korban Pemukulan

Indonesia sendiri telah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Kun Khmer berikutnya yang direncanakan digelar pada November mendatang.

Kepala Dinas Damkarmat Kota Kendari, Ahriawandy Efendy, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Damkarmat dan Pemerintah Kota Kendari. Alimudin membuktikan bahwa aparatur daerah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat dunia,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh aparatur sipil negara dan generasi muda Kota Kendari untuk terus mengembangkan potensi serta mengharumkan nama daerah di berbagai bidang.

Keberhasilan Alimudin menunjukkan bahwa dedikasi dalam menjalankan tugas kemanusiaan dapat berjalan seiring dengan pencapaian prestasi olahraga di panggung internasional.

1
1