1

Dinsos Sultra Perkuat Program Sosial Lewat Rumah Singgah

1

Kendari, Radarsultra.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus memperkuat peran Rumah Singgah sebagai salah satu instrumen utama dalam menekan angka kemiskinan di Bumi Anoa.

Program tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kebijakan kesejahteraan rakyat nasional sekaligus selaras dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR) dan Hugua.

1

Kepala Dinas Sosial Sultra, Parinringi, mengatakan Rumah Singgah milik Pemprov Sultra nantinya tidak hanya difungsikan sebagai tempat penampungan sementara, tetapi juga menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi anak terlantar dan masyarakat miskin kategori desil 1 dan 2.

“Kami menyikapi tantangan kemiskinan dengan mengaktifkan Rumah Singgah. Aset milik Pemprov Sultra ini akan melayani masyarakat dari 17 kabupaten dan kota. Di sana, mereka akan dibina melalui workshop keterampilan agar memiliki keahlian praktis,” ujar Parinringi, Kamis (07/05/26).

BACA JUGA :  ASR-Hugua Dukung Penuh Deklarasi Kampanye Damai KPU Sultra

Ia menjelaskan, pelatihan akan difokuskan pada keterampilan yang mudah dipahami dan memiliki peluang kerja tinggi, seperti perbengkelan, teknisi pembersihan AC, barbershop, hingga barista.

Dalam pelaksanaannya, Dinsos Sultra akan bersinergi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mendukung penyediaan peralatan serta tenaga instruktur.

“Targetnya, setelah keluar dari Rumah Singgah, mereka sudah memiliki keahlian dan akan diatur sedemikian rupa agar bisa langsung terserap ke dunia kerja atau membuka usaha sendiri dengan keahlian yang ada,” katanya.

Rumah Singgah tersebut diproyeksikan mampu menampung sekitar 20 hingga 30 orang dalam setiap gelombang pembinaan. Program ini juga disesuaikan dengan kebutuhan dan respons kasus sosial yang ditemukan di lapangan.

Selain pembinaan keterampilan, Dinsos Sultra turut menekankan pendekatan religius sebagai bagian dari Gerakan Moral program ASR-Hugua. Salah satunya melalui kegiatan keagamaan seperti salat subuh berjamaah dan pembinaan spiritual bagi anak-anak terlantar.

BACA JUGA :  Berhasil Kendalikan Inflasi Sultra, Pj Gubernur Terima Penghargaan Presiden Jokowi

Menurut Parinringi, pihaknya juga akan bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari untuk mengarahkan anak-anak terlantar mengikuti pembinaan di Rumah Singgah.

Di sisi lain, Dinsos Sultra tetap menjalankan berbagai program perlindungan kesejahteraan sosial, mulai dari bantuan ekonomi, penguatan tenaga kerja sosial, perlindungan jaminan sosial, hingga penanganan kebencanaan.

“Termasuk penanganan kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan anak-anak miskin melalui penyediaan permakanan yang disubsidi baik oleh Kemensos maupun anggaran daerah,” pungkasnya.

Melalui integrasi bantuan ekonomi, pelatihan keterampilan, dan penguatan nilai religius, Pemprov Sultra berharap angka kemiskinan di wilayah tersebut dapat ditekan secara signifikan.

1
1