1

9 Box Jualan UMKM Dibobol Maling di Anjungan Teluk Kendari

*Ketua Tripelka Kendari, Ahmad Joni Sembodo usai melakukan pelaporan kasus pencurian di Polresta Kendari.
1

Kendari, Radarsultra.co – Aksi pencurian yang menyasar pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kawasan Anjungan Teluk Kendari memicu kekhawatiran, terutama karena terjadi di salah satu pusat aktivitas ekonomi warga. Peristiwa ini terjadi pada Senin (30/03/26) sekitar pukul 18.00 WITA, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp15 juta.

Ketua Tripelka Kendari, Ahmad Jono Sembodo, mengungkapkan bahwa pelaku diduga membobol sejumlah box jualan milik pelaku UMKM yang berada di kawasan yang dikelola oleh Perumda Aneka Usaha Kota Kendari.

1

“Ini sudah kami laporkan proses pencurian di Teluk Anjungan Kota Kendari. Ada sekitar 9 box dari total 15 box yang dicungkil, dan 4 box di antaranya mengalami kehilangan barang,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kematian Afif Maulana Dikonfirmasi Akibat Terjatuh, Bukan Penganiayaan

Aksi pencurian ini dinilai cukup terorganisir. Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat beberapa orang tak dikenal masuk ke area tersebut dan mengangkut barang menggunakan kendaraan roda empat.

“Dari rekaman CCTV terlihat beberapa orang mengambil barang-barang lalu dimasukkan ke dalam mobil,” jelasnya.

Barang-barang yang hilang meliputi freezer, rice cooker, kompor portable, cooler box, showcase, tabung gas, hingga produk UMKM. Seluruh box yang menjadi korban diketahui dimiliki oleh pelaku usaha berbeda yang menyewa stand di lokasi tersebut.

Lemahnya pengawasan pasca-Lebaran disebut menjadi celah terjadinya aksi pencurian. Petugas penjaga diketahui tidak berada di lokasi karena mudik, sehingga area tersebut minim pengawasan saat kejadian berlangsung.

BACA JUGA :  Pasca Bentrok, Polda Sultra Pastikan Kendari Aman Terkendali

“Memang sebelumnya ada penjagaan, tapi setelah Lebaran petugas mudik, sehingga terjadi kelalaian,” katanya.

Kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Polresta Kendari pada Rabu (01/04/26). Pihak pelapor berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku, sekaligus meningkatkan pengamanan di kawasan tersebut yang menjadi pusat aktivitas UMKM.

“Semoga laporan ini bisa segera ditindaklanjuti dan pelakunya cepat ditangkap,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian dari pengelola kawasan untuk memperkuat sistem keamanan, agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan para pelaku UMKM merasa lebih aman dalam menjalankan usahanya.

“Harapannya semoga ada solusi untuk perlindungan aset UMKM ke depan,” pungkasnya.

1
1