1

Menteri PKP Tinjau Lokasi Bedah Rumah BSPS di Kendari, Alokasi Sultra 2026 Naik Jadi 8.973 Unit

Foto: Menteri PKP Tinjau Lokasi Bedah Rumah BSPS di Kendari, Alokasi Sultra 2026 Naik Jadi 8.973 Unit
1

Kendari, Radarsultra.co – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait meninjau lokasi Calon Penerima Bantuan (CPB) Bedah Rumah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), simulasi tender rakyat, serta meluncurkan program bedah rumah BSPS se-Sulawesi dan Gorontalo di Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Jumat (29/5/2026).

Turut hadir dalam kegiatan ini Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Jenderal Purn. Tito Karnavin, Wamendagri, Akhmad Wiyagus, Kepala Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, Anggota DPR RI Komisi V, Ridwan Bae dan Ahmad Safei, Kapolda Sultra, Irjen. Pol. Himawan Bayu Aji, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Sultra, Martin Effendi Patulak.

1
Foto: Peluncuran program bedah rumah BAPA di Kota Kendari dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, Mendagri, Tito Karnavian dan sejumlah pejabat terkait

Program BSPS tahun anggaran 2026 di Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Total alokasi BSPS tahun 2026 mencapai 8.973 unit, meningkat tajam dari tahun 2025 yang hanya sebanyak 1.129 unit.

Rincian alokasi BSPS Sulawesi Tenggara tahun 2026 meliputi 7.238 unit untuk wilayah pesisir, 902 unit wilayah pedesaan, dan 833 unit wilayah perkotaan.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengapresiasi program bedah rumah yang dinilai sebagai langkah nyata pemerintah dalam membantu masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni.

BACA JUGA :  Polda Sultra Gelar Rakor Lintas Sektoral, Matangkan Strategi Pengamanan Idul Fitri 1446 H

“Kegiatan ini menjadi kegiatan yang amat mulia sekali. Selama saya jadi Mendagri, baru kali ini ada program yang betul-betul besar untuk membantu rakyat yang rumahnya tidak layak,” kata Tito, Jumat (29/5/2026).

Foto: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, Bersama Mendagri, Tito Karnavian didampingi Wali Kota Kendari dan sejumlah pejabat terkait meninjau langsung rumah warga calon penerima bantuan BSPS di Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Jumat (29/5/2026).

Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat dalam program tersebut menunjukkan kepedulian negara terhadap masyarakat kecil, khususnya dalam mengurangi backlog perumahan dan rumah tidak layak huni di Indonesia.

“Program ini berlanjut dan bertambah terus supaya masalah backlog, baik orang yang tidak punya rumah maupun rumah tidak layak huni, makin lama makin berkurang,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan peningkatan alokasi BSPS di Sulawesi Tenggara merupakan hasil dukungan berbagai pihak, termasuk DPR RI dan Presiden Prabowo Subianto.

“Tahun 2025 sebanyak 1.129 unit, sekarang menjadi 8.973 unit. Ini kerja dan daya juang yang luar biasa,” ujar Maruarar.

Ia juga mengungkapkan bahwa secara nasional program bedah rumah mengalami peningkatan besar. Jika tahun lalu hanya sebanyak 45 ribu rumah yang diperbaiki, maka tahun ini meningkat menjadi 400 ribu rumah.

Foto: Menteri PKP Tinjau Lokasi Bedah Rumah BSPS di Kendari, berdialog bersama calon penerima bantuan BSPS

“Tahun lalu kita 45 ribu, tahun ini menjadi 400 ribu. Kita doakan tahun depan naik lagi supaya makin banyak rumah rakyat yang bisa diperbaiki,” katanya.

BACA JUGA :  Pemkab Konawe Selatan Gelar Halal Bihalal, Pererat Silaturahmi dan Komitmen Menuju Konsel Setara

Dalam kegiatan tersebut, Maruarar juga melakukan dialog virtual dengan sejumlah penerima bantuan dan jajaran balai perumahan di setiap wilayah di Sulawesi untuk memastikan kondisi rumah penerima bantuan dan kesiapan pelaksanaan program bedah rumah di daerah

Di tempat yang sama, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Sulawesi III, Bakhtiar, dalam laporannya menyampaikan bahwa total program BSPS tahun 2025 dan 2026 mencapai 10.102 unit.

“Tren kenaikan dari tahun 2025 ke tahun 2026 yaitu sebanyak 7.844 unit atau meningkat 795 persen,” ujar Bakhtiar, Jumat (29/5/2026).

Ia menjelaskan, program BSPS tahun 2026 tersebut diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 35.892 pekerja. Selain itu, pendamping program atau TPL yang dilibatkan berjumlah 358 orang, terdiri dari 179 pendamping teknik dan 179 pendamping pemberdayaan.

Untuk Kota Kendari sendiri, total alokasi BSPS tahun 2026 mencapai 548 unit yang tersebar di 11 kecamatan. Besaran bantuan Bahan Bangunan Perumahan dan Upah (BAPA) untuk peningkatan kualitas rumah ditetapkan sebesar Rp20 juta per unit.***

1
1