Kendari, Radarsultra.co – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, mengajak pustakawan, guru, dan pegiat literasi untuk terus menumbuhkan budaya membaca sebagai fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi bagi Pustakawan, Guru, dan Pegiat Literasi se-Kota Kendari di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Literasi Kuat, Masyarakat Cerdas, Kendari Semakin Maju” itu diikuti sebanyak 150 peserta yang terdiri atas pengelola perpustakaan, pustakawan, guru, dan pegiat literasi. Hadir pula Bunda Literasi Kota Kendari, Ny. Shintya Putri Anawula Sudirman, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari Rukmana, S.Sos., M.M., serta para narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi media.

Dalam arahannya, Wali Kota menilai perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, tetapi merupakan pusat lahirnya ilmu pengetahuan dan peradaban. Karena itu, keberadaan perpustakaan harus terus dimanfaatkan sebagai ruang belajar bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Saya kadang-kadang merasa sedih ketika masih ada yang belum mengindahkan perpustakaan. Padahal maknanya sangat luas. Perintah pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW adalah Iqra, bacalah. Itu menunjukkan bahwa membaca dan mencari ilmu merupakan fondasi kehidupan,” ujar Siska Karina Imran.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat menuntut setiap individu untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri. Hal tersebut menjadi semakin penting bagi aparatur pemerintah yang dituntut memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Sebagai abdi negara, kita tidak boleh berhenti belajar. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus terus menambah pengetahuan agar mampu mengikuti perkembangan zaman dan memberikan pelayanan yang semakin baik,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari, Rukmana, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa penyelenggaraan Bimtek bertujuan meningkatkan kemampuan pustakawan, guru, dan pegiat literasi dalam memahami, mengelola, mengevaluasi, hingga menyampaikan informasi secara kritis, etis, dan efektif.
Selain meningkatkan kapasitas peserta, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara perpustakaan, dunia pendidikan, dan komunitas literasi sehingga tercipta ekosistem literasi yang semakin kuat di Kota Kendari.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan menerima materi tentang konsep dasar literasi informasi, identifikasi kebutuhan informasi, teknik penelusuran informasi, pemanfaatan berbagai sumber informasi, analisis dan sintesis informasi, serta evaluasi dan penyajian informasi.
Materi tersebut disampaikan oleh Dr. Nasrullah, S.IP., M.IP., akademisi Universitas Islam Negeri Makassar sekaligus Sekretaris Umum Ikatan Pustakawan Sulawesi Selatan, bersama Suryani Eka Panca, S.S., Redaktur Terkini ID Jurnalistik.
Melalui Bimtek ini, Pemerintah Kota Kendari berharap lahir lebih banyak penggerak literasi yang mampu menumbuhkan budaya membaca, meningkatkan kecakapan literasi informasi masyarakat, serta mendukung terwujudnya Kendari sebagai kota yang cerdas dan semakin maju.***






