Kendari, Radarsultra.co – Kebersamaan yang terbangun dalam Silaturahmi Akbar Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) dinilai tidak hanya mempererat hubungan kekeluargaan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Ketua KKMM Sulawesi Tenggara, La Ode Darwin, menyebut kegiatan yang berlangsung di Lapangan Eks MTQ Kota Kendari pada Minggu (19/07/26) mampu menciptakan perputaran uang hingga sekitar Rp2 miliar melalui aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Besarnya dampak ekonomi tersebut, kata Darwin, berasal dari tingginya kebutuhan konsumsi ribuan peserta selama kegiatan berlangsung. Berbagai komoditas lokal, mulai dari ayam, pisang, telur hingga bahan makanan lainnya, mengalami peningkatan permintaan sehingga memberikan manfaat langsung kepada para pedagang dan pelaku UMKM.
“Yang jelas bahwa kegiatan silaturahmi ini bagian daripada proses pembangunan daerah. Ini kan UMKM. Bayangkan saja, kebutuhan ayam, pisang, telur, dan bahan makanan lainnya. Kalau dihitung-hitung, perputaran uangnya bisa sampai sekitar Rp2 miliar. Itu juga dirasakan oleh masyarakat Muna yang menjual ayam maupun berbagai bahan kebutuhan lainnya,” ujar Darwin.
Menurutnya, manfaat ekonomi yang lahir dari kegiatan tersebut membuktikan bahwa agenda berbasis budaya dan kebersamaan juga mampu menjadi instrumen pembangunan daerah. Semakin besar keterlibatan masyarakat, semakin besar pula dampak ekonomi yang dirasakan oleh pelaku usaha lokal.
Darwin juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah memerlukan fondasi yang kuat agar dapat terus berlanjut pada masa mendatang. Ia mengutip penyampaian Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, yang menekankan pentingnya membangun dasar pembangunan untuk diteruskan oleh generasi berikutnya.
“Seperti yang tadi disampaikan Pak Gubernur, bapak gubernur itu hanya membangun fondasi. Dalam artian, nanti apakah orang yang akan datang melanjutkan ke depan setelah fondasi dibuat atau bagaimana, itu tergantung,” katanya.
Di sisi lain, Darwin memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, relawan, dan masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan Silaturahmi Akbar KKMM. Menurutnya, kerja sama semua pihak menjadi faktor utama sehingga seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan berhasil mencatatkan rekor dunia.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyukseskan kegiatan ini sehingga berjalan maksimal. Kemudian kepada ibu-ibu yang membuat kemeriahan sejak kemarin saya juga ucapkan terima kasih. Kalau tidak ada mereka, kita tidak akan mendapatkan rekor dunia mungkin,” tuturnya.
Ia berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan acara semata. Menurut Darwin, kolaborasi masyarakat yang mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus melestarikan budaya dapat menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan Sulawesi Tenggara secara berkelanjutan.






