1

Jumat Curhat, Kapolda Sultra dan Jajarannya Berbincang Bersama Tokoh Agama dan Ormas

Ketgam: Giat Jumat Curhat Kapolda Sultra dan jajarannya bersama Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Ormas.
1

Kendari, Radarsultra.co – Kapolda Sultra Irjen Pol Drs. Teguh Pristiwanto dan Wakapolda Brigjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si bersama jajaran pejabat utama melaksanakan kegiatan Jumat curhat bersama Kapolda dengan menghadirkan tamu undangan dari tokoh agama, pemuda, dan tokoh masyarakat.

Bertempat di Lobby Utama Polda Sultra, dalam Jumat Curhat tersebut hadir berbagai perwakilan dari organisasi masyarakat, tokoh agama dan tokoh masyarakat seperti GP Ansor, Banser, Nahdlatul Ulama, Pemuda Muhammadiyah, MUI Sultra, PMII, DPD Asita, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) serta DPD KNPI Sultra. Tidak lupa Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Prof. Dr. Zamrun juga turut hadir dalam kegiatan ini.

1

Sebagai pembukaan Dir Intelkam Polda Sultra Kombes Pol Nanang Rudi Supriatna mengatakan acara Jumat Curhat bersama Kapolda merupakan Program prioritas Kapolri yang dilaksanakan di Polda Sultra.

BACA JUGA :  Kapolda Sultra Pimpin Apel Perdana di Mako Brimob, Kenang Awal Karier dan Tekankan Loyalitas

“Jumat curhat agar Polri lebih bisa mendekatkan diri kepada masyarakat,” kata Kombes Nanang, Jumat (30/12/2022).

Adapun salah satu isi Curhat Jumat tersebut yaitu curhatan oleh Ketua MUI, K.H Mursyidin terkait dengan masalah kantor MUI yang disegel hingga kini.

BACA JUGA :  Ditpolair Polda Sultra Bekuk Pemuda Sulsel Pemik 600 Detonator Bom

Untuk diketahui, Kantor MUI Sultra sendiri sejak tahun 2019 akhir telah disegel oleh oknum masyarakat yang mengatasnamakan pemilik lahan. Seperti diketahui Kantor MUI merupakan tanah hibah yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra yang dibangun di eks Taman Hiburan Rakyat(THR) terletak di Kelurahan Mekar, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Menindaklanjuti curhatan Ketua MUI, Wakapolda Brigjen Waris Agono akan melakukan koordinasi dengan Pemprov Sultra terkait permasalahan dan klaim sengketa lahan yang kerap kali dilakukan oleh oknum oknum masyarakat.

 

1
1