Kendari, Radarsultra.co.id – Budi Waseso terpilih menjadi Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) melalui Musyawarah Nasional (Munas) Ke X Gerakan Pramuka di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (28/9/2018). Ia mengajak seluruh pramuka untuk menyatukan barisan melaksanakan visi misi kedepan.
“hari ini telah berakhir Munas, saya mendapat kepercayaan menjadi Kwarnas untuk masa bakti 2018 – 2023 melalui voting. Artinya, saya ingin menyatukan kembali semuanya,” ungkap Budi Waseso yang juga menjadi Direktur Utama Perum Bulog, Jumat (28/9/2018).
Ia mengatakan ada tiga kelompok pendukung, baik ka Adhyaksa, ka Yana dan pendukungnya sendiri. Hari ini, tentu tidak ada lagi perbedaan diantaranya, tidak ada lagi kelompok, sekarang adalah satu gerakan pramuka.
“Hari ini sudah baik, untuk membangun menjadi lebih baik lagi tentunya membutuhkan peran semua aspek. Mari kita bergabung, bersatu, satukan visi misi kita kedepan Pramuka Indonesia yang begitu besar. Kita harus menjadi andalan dan motor dalam negeri maupun luar negeri,” katanya.
Ia juga membantah terkait isu, adanya intervensi dalam pelaksanaan Munas tersebut.
“Saya tidak tau ada intervensi, semua terbukti tidak ada, pelaksanaan berjalan terbuka dan semua peserta bebas menyampaikan pendapat. Dan kami sepakat untuk melakukan voting,” tambahnya.
Budi berharap dengan memegang jabatan Direktur Utama Perum Bulog menjadi jalan dan kekuatan baginya memimpin Bulog dan peran Pramuka dapat menjadi agen-agen swasembada pangan dan ketahanan pangan.
Untuk diketahui, dalam voting tersebut, dari 35 suara yang diperebutkan, Budi Waseso meraih 19 suara, kemudian Adhyaksa Dault 14 suara dan Prof Jana dua suara.(B)






