1

Sepanjang 2022, Jumlah Investor Pasar Modal di Sultra Meningkat Hingga 35 Persen

Ketgam: PH Kepala Kantor Perwakilan BEI Sultra, Ricky.
1

Kendari, Radarsultra.co – Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga akhir tahun 2022, kinerja Pasar Modal di Sultra terbilang cukup baik bahkan terus mengalami peningkatan.

Hal tersebut ditunjukkan dengan meningkatnya jumlah investor dan nilai transaksi jual beli saham yang terjadi di Sultra.

1

PH Kepala Kantor Perwakilan BEI Sultra, Ricky mengungkapkan, per akhir tahun 2022, Investor Saham di Provinsi Sultra telah mencapai 17.655 Investor, terdapat penambahan investor sebanyak 4.332 Investor Saham Baru yang berasal dari Sultra.

“Jumlah ini bertambah sebanyak 32,5% dari total investor saham di tahun 2021 yang berjumlah 13.323 Investor Saham,” ungkapnya melalui siaran pers BEI Sultra, Kamis, (12/1/2023).

BACA JUGA :  Sinergi BEI Sultra dan IAIN Kendari Cetak Sejarah Rekor MURI

Adapun nilai transaksi jual beli saham sepanjang tahun 2022 adalah senilai Rp 3.416.963.526.741,- dengan rata-rata nilai transaksi jual beli saham per bulan selama tahun 2022 sebesar Rp 284.746.960.562,-. Jumlah ini juga berada diatas nilai transaksi rata-rata di tahun 2021 yang bernilai Rp 206.762.250.900,-.

Artinya, lanjut Rikcy, telah terjadi kenaikan sekitar 37% dari sisi nilai rata-rata transaksi per bulan dibandingkan dengan nilai rata-rata di tahun lalu. Dari total 17.655 Investor, terdapat 11.753 Investor yang berada di bawah usia 30 tahun. Ini menandakan kesadaran kaum muda dalam berinvestasi saham di Sulawesi Tenggara cukup besar yakni sekitar 66,5% dari total investor yang ada.

“Sedangkan untuk nilai aset saham yang dimiliki oleh investor di Sultra telah mencapai 339 Milyar rupiah, nilai tersebut naik sebanyak 150 Milyar dari total aset saham pada akhir tahun 2021 sebesar 189 Milyar rupiah,” jelas Ricky.

BACA JUGA :  Telkomsel Luncurkan Paket IndiHome Gamer Mulai Rp290 Ribu

Untuk diketahui, peningkatan yang terjadi tersebut dipicu beberapa hal, diantaranya adalah:

1. Kemudahan dalam mendapatkan akses informasi terkait investasi, sebagai informasi sepanjang tahun 2022 Bursa Efek Indonesia telah melakukan 266 kegiatan Edukasi Pasar Modal baik dalam bentuk online maupun tatap muka dengan jumlah peserta mencapai 4.700 peserta.

2. Pembukaan rekening saham yang dapat dilakukan secara online.

3. Berinvestasi saham dapat dimulai dari yang sangat terjangkau oleh semua kalangan.

1
1