Konawe Kepulauan, Radarsultra.co – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan PT Gema Kreasi Perdana (GKP) untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat desa di Pulau Wawonii melalui program tebar hewan kurban.
Sebanyak 19 ekor sapi kurban disalurkan kepada masyarakat lingkar tambang di sejumlah desa, yakni Desa Sukarela Jaya, Dompo-Dompo Jaya, Roko-Roko, Bahaba, Teporoko, Lawey, Lampeapi, Nambo Jaya, Sainoa Indah, Polara, Sinar Mosolo, Mosolo, dan Sinaulu Jaya.
PT GKP menilai program kurban tahun ini bukan sekadar kegiatan sosial keagamaan, tetapi juga bagian dari upaya menggerakkan ekonomi masyarakat lokal, khususnya peternak dan pelaku usaha kecil yang terlibat dalam distribusi maupun kebutuhan pendukung ternak.

Community Development Supervisor PT GKP, Muhammad Sahib Fabanyo, mengatakan perusahaan berharap momentum Iduladha dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat desa.
“Di tengah kondisi ekonomi yang sulit seperti sekarang, perusahaan berharap momentum ini dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat, memperluas perputaran uang di desa, dan mendorong konsumsi pangan bergizi bagi masyarakat,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat penerima manfaat. Sekretaris Desa Sinar Mosolo, La Bania, mengatakan Iduladha menjadi momentum penting bagi masyarakat desa untuk dapat menikmati daging kurban.
“Di Desa Mosolo ini, selain karena daging harganya mahal, setiap tahunnya masyarakat dimudahkan untuk mengakses dan mengonsumsi daging hanya pada dua momentum tradisi di Idul Adha dan Idul Fitri. Kami percaya jika kurban akan selalu menyatukan keluarga di sini, karena memberikan berkah untuk semua merayakannya,” katanya.
Ia juga berharap perusahaan terus mendukung pengadaan dan distribusi hewan kurban bagi masyarakat desa karena dinilai membantu perekonomian warga.

Hal serupa disampaikan Aparat Desa Sukarela Jaya, Azaluddin. Menurutnya, program kurban PT GKP turut memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat setempat.
“Terima kasih kepada PT GKP sudah memberikan sumbangsih hewan kurban di Idul Adha ini. Momentum ini mendorong sinergitas dan penguatan hubungan emosional antara perusahaan dengan masyarakat setempat,” ujarnya.
Selain dirasakan masyarakat penerima manfaat, program kurban tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi peternak lokal di Wawonii.
Kamal, peternak asal Desa Lampeapi Raya, mengaku permintaan sapi kurban pada Iduladha tahun ini meningkat signifikan dan berdampak langsung terhadap pendapatan peternak.
“Saya adalah peternak milenial bentukan dari Kabupaten Konawe Kepulauan. Terima kasih untuk PT GKP telah memberikan rezeki untuk kami lewat penjualan sejumlah sapi,” katanya.
Menurut Kamal, meningkatnya penjualan hewan kurban turut menggerakkan sektor ekonomi lain di desa, termasuk transportasi dan penyedia pakan ternak.
“Penjualan hewan kurban di momentum Idul Adha tahun 2026 ini sangat signifikan, khususnya untuk sapi. Karena ini menaikkan taraf hidup masyarakat, apalagi bagi peternak seperti saya. Selain itu, bagi masyarakat lain yang bekerja di sektor transportasi hewan kurban dan pakan ternak juga mendapat limpahan rezeki,” jelasnya.
Kamal berharap PT GKP terus melibatkan peternak lokal dalam berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa di masa mendatang.***






