Kendari, Radarsultra.co – Pemerintah Kota Kendari menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di salah satu hotel di Kendari, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini melibatkan sekitar 200 peserta dari berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan.
Forum tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Kendari, Sekretaris Daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, Ketua TP-PKK, serta tim percepatan pembangunan daerah.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum strategis untuk menyusun perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, masih ditemukan ketidaksesuaian antara program yang dirancang dengan kebutuhan riil di lapangan, terutama dalam penanganan banjir yang kerap terjadi setiap tahun.
“Kita tidak bisa hanya menyusun program di atas kertas. Harus ada identifikasi yang kuat agar program benar-benar menjawab persoalan masyarakat,” tegasnya, Kamis (2/4/2026).
Ia juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta melibatkan stakeholder secara aktif dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Kendari, di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang melampaui standar nasional, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,16 persen, serta penurunan angka kemiskinan. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tingkat pengangguran masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera diatasi.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Kendari, Muhamad Saiful, menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD 2027 mengusung tema penguatan tata kelola pemerintahan guna mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan aparatur sipil negara (ASN) yang profesional.
Ia menjelaskan bahwa proses perencanaan dilakukan secara berjenjang dengan pendekatan bottom-up, dimulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, kecamatan, hingga tingkat kota.
“Musrenbang ini menjadi wadah untuk menyelaraskan seluruh usulan masyarakat dengan prioritas pembangunan daerah dan nasional,” ujarnya.
Adapun fokus pembangunan tahun 2027 diarahkan pada sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, sosial, dan ekonomi guna meningkatkan daya saing daerah.
Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kota Kendari berharap dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terukur, serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.***






