1

Panen Raya Jagung Serentak di Kolaka Timur, Kapolda Sultra Dorong Penguatan Infrastruktur Pertanian

Panen Raya Jagung Serentak di Kolaka Timur, Kapolda Sultra Dorong Penguatan Infrastruktur Pertanian
1

Kolaka Timur, Radarsultra.co – Polda Sultra Bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) melaksanakan kegiatan panen raya jagung serentak untuk kuartal III tahun 2025 di Dusun 3, Desa Matabondu, Kecamatan Tirauta, Kabupaten Kolaka Timur.

Acara ini dilaksanakan secara daring se-Indonesia dihadiri Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman beserta pejabat terkait.

1

Di Provinsi Sultra, acara ini dihadiri oleh Gubernur Sultra, Forkopimda Sultra, serta pejabat tinggi lainnya.

Dalam laporannya, Kapolda Sultra, Irjen Pol. Didik Agung Wijanarko, menekankan pentingnya panen raya ini sebagai salah satu langkah strategis dalam mendukung infrastruktur pertanian di Sulawesi Tenggara.

“Panen raya jagung ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga sebagai bagian dari upaya kita untuk mewujudkan swasembada pangan nasional pada tahun 2025,” ujar Irjen Pol Didik, Sabtu (27/9/2025).

BACA JUGA :  Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2019, Seluruh Personil Dipastikan Siap Amankan Natal dan Tahun Baru

Di tempat yang sama, Pelaksana Tugas Bupati Kolaka Timur, Yosep Sahaka, dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para pejabat dan warga masyarakat.

Ia melaporkan bahwa pada tahun 2024 luas panen jagung di daerahnya mencapai 4.778 hektare dengan produksi 21.085 ton.

“Data luas panen jagung di Kabupaten Kolaka Timur pada tahun 2024 mencapai 4.778 hektare dengan produksi 21.085 ton. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas penghasilannya,” ucapnya.

Pemerintah daerah bersama Polres Kolaka Timur juga memberikan dukungan dalam bentuk bantuan benih jagung untuk 477 hektare lahan.

Meski demikian, Bupati menyampaikan ada beberapa kendala yang dihadapi, seperti minimnya peralatan pertanian dan terbatasnya daya tampung gudang Bulog.

Hal ini menyebabkan petani terpaksa menjual hasil panen kepada tengkulak dan peternak ayam.

BACA JUGA :  Penguatan SDM Polri, Kapolda Sultra Fokuskan SPN sebagai Pusat Pembinaan Spiritual dan Fisik

“Untuk mengatasi kendala ini, kami berupaya untuk meningkatkan dukungan terhadap sektor pertanian dan menjamin harga panen yang menguntungkan bagi petani,” lanjutnya.

Dalam upaya mencapai target swasembada pangan, penanaman jagung per desa juga dilakukan, dengan program dua hektar jagung per desa untuk 117 desa di seluruh Kabupaten Kolaka Timur.

Bupati Yosep menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait dalam pengembangan pertanian.

“Kami terus berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Kolaka Timur sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Tenggara,” tegasnya.

Panen raya di Kolaka Timur kali ini menjadi bukti sinergi pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan.

Kapolda Sultra pun menekankan bahwa sektor pertanian, khususnya jagung, dapat menjadi tulang punggung ekonomi daerah sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.***

1
1