1
Ragam  

ABUPI Siapkan Talenta Pelabuhan Siap Kerja di Era Digitalisasi

1

Jakarta, Radarsultra.co – Perubahan lanskap dunia kerja global mendorong kompetensi dan keterampilan menjadi faktor yang semakin menentukan dibandingkan sekadar kepemilikan gelar akademik. Perkembangan teknologi, digitalisasi, dan otomatisasi membuat dunia industri lebih mengutamakan kemampuan yang dapat dibuktikan dan diterapkan secara langsung di lingkungan kerja.

Menyikapi kondisi tersebut, Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu fondasi utama dalam meningkatkan daya saing sektor kepelabuhanan nasional.

1

Wakil Ketua Umum III ABUPI Bidang Pengembangan SDM Kepelabuhanan, Sakiman, menegaskan bahwa pendidikan formal tetap memiliki peran penting dalam membangun kualitas tenaga kerja. Namun, menurutnya, pendidikan harus diimbangi dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

BACA JUGA :  Sapawarga, SuperApps Solusi Layanan Publik di Jabar

“Dunia kepelabuhanan sedang bergerak menuju digitalisasi dan otomatisasi. Karena itu, pengembangan SDM harus dilakukan melalui pelatihan, sertifikasi profesi, pengalaman kerja, serta peningkatan kompetensi secara berkelanjutan,” ujar Sakiman dalam keterangan yang diterima, Rabu (03/06/26).

Ia menjelaskan, upaya tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Pelayaran yang mendorong terwujudnya SDM pelayaran yang profesional, kompeten, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Sebagai bentuk implementasi komitmen tersebut, ABUPI menjalankan berbagai program strategis yang mencakup pelatihan, magang, pendampingan, sertifikasi profesi, hingga pengembangan standar kompetensi yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Sementara itu, Ketua Umum ABUPI, Sakiman, menyampaikan bahwa kualitas SDM akan menjadi faktor penentu keberhasilan transformasi pelabuhan Indonesia pada masa mendatang.

BACA JUGA :  Gubernur Ridwan Kamil Salat Id di Masjid Raya Al Jabbar Kurban dua sapi bersama istri

“Untuk membangun pelabuhan yang modern, efisien, dan berdaya saing, diperlukan SDM yang mampu beradaptasi dengan perubahan, menguasai teknologi, serta memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan industri. Karena itu, pengembangan SDM harus menjadi prioritas bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan,” katanya.

ABUPI menilai sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, perguruan tinggi, sekolah vokasi, serta lembaga pelatihan menjadi kunci dalam mencetak talenta-talenta pelabuhan yang siap kerja dan produktif.

Melalui kolaborasi tersebut, organisasi ini optimistis sektor kepelabuhanan nasional akan memiliki SDM berdaya saing tinggi yang mampu mendukung transformasi industri sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

1
1