Kendari, Radarsultra.co – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara menggelar Jumat Curhat bersama insan media di Kopling Coffee, Kota Kendari. Forum dialog rutin ini menjadi ruang terbuka untuk membahas berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bumi Anoa.
Dalam suasana santai, sejumlah wartawan menyampaikan berbagai keresahan yang mereka temui di lapangan. Isu yang mencuat antara lain balap liar, parkir liar, lemahnya fungsi pos kamling, hingga peredaran narkoba.
Mewakili Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas), Kompol Sulistiyono menegaskan pihaknya akan meningkatkan patroli di titik-titik rawan balap liar. Ia juga menyebut usulan pengaktifan kembali Pos Lantas sangat positif dan akan diteruskan ke pimpinan.
“Pos yang aktif bisa menjadi pusat informasi cepat tanggap, layaknya pos kamling di jalan raya,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirkrimum) Polda Sultra, AKBP Mulkaifin, menyoroti praktik parkir liar di Kendari. Ia menyebut pihaknya akan menindaklanjuti dugaan pungutan liar yang meresahkan masyarakat.
Masukan dari media juga menyoroti maraknya peredaran narkoba di beberapa wilayah. Keterbatasan personel disebut sebagai kendala, namun kepolisian menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan dan penindakan.
Melalui Jumat Curhat bersama media, Polda Sultra menegaskan pentingnya sinergi dengan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sulawesi Tenggara.






