1

Pemkot Kendari Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir Hingga 23 Mei 2026

Foto: Pemkot Kendari Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir Hingga 23 Mei 2026
1

Kendari, Radarsultra.co – Pemerintah Kota Kendari resmi memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir selama tujuh hari ke depan, terhitung mulai 17 hingga 23 Mei 2026. Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi yang digelar di Balai Kota Kendari, Minggu (17/5/2026).

Sebelumnya, Pemkot Kendari telah menetapkan masa tanggap darurat banjir sejak 11 Mei hingga 17 Mei 2026. Namun, melihat kondisi di sejumlah wilayah yang masih terdampak banjir serta perlunya langkah penanganan lanjutan, pemerintah kembali memperpanjang status tersebut.

1

Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman dan diikuti unsur Forkopimda, perwakilan BMKG, kepala OPD, serta para camat lingkup Pemerintah Kota Kendari.

BACA JUGA :  Kadis PU Mubar Diduga Lakukan Penyimpangan Proyek Aspal Jalan

Dalam rapat tersebut, seluruh peserta menyepakati perpanjangan status tanggap darurat banjir guna memaksimalkan penanganan di lapangan, termasuk upaya penyelamatan warga serta pemulihan wilayah terdampak.

Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, mengatakan pemerintah bersama seluruh stakeholder akan terus bekerja maksimal demi memastikan keselamatan masyarakat.

“Mewakili Pemerintah Kota Kendari dan seluruh warga Kendari, hari ini kita menetapkan kembali status tanggap darurat bencana untuk Kota Kendari diperpanjang selama tujuh hari. Semoga seluruh stakeholder, Pemkot, BPBD, camat, mulai hari ini kita bekerja dengan maksimal bagaimana kita memaksimalkan penyelamatan Kota Kendari,” ujarnya.

BACA JUGA :  Peduli Korban Kebakaran, PWI Sultra Serahkan Bantuan di TPA Puuwatu

Ia juga berharap kondisi banjir segera membaik dan tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kita berharap belum sampai tujuh hari, warga Kota Kendari sudah kembali aman dan tidak ada lagi korban-korban, terutama korban jiwa dalam musibah banjir ini,” tambahnya.

Pemerintah Kota Kendari juga terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama masa tanggap darurat berlangsung.***

1
1