Jakarta, Radarsultra.co – Gubernur Sulawesi Tenggara terpilih Mayjend (Purn) Andi Sumangerukka, SE, MM, dan Wakil Gubernur Ir. Hugua mengajak seluruh jajaran kepala daerah, mulai dari bupati/wakil bupati hingga walikota/wakil walikota se-Sulawesi Tenggara (Sultra), untuk menjaga kekompakan dalam membangun daerah.
Ajakan tersebut disampaikan dalam acara silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dengan para gubernur/wakil gubernur serta bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota terpilih di Jakarta, Rabu (19/2/2025) malam.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Sultra Laode Tariala, Wakil Ketua DPRD Hery Asiku, serta Sekretaris Provinsi Sultra Asrun Lio.
Dalam sambutannya, Andi Sumangerukka yang akrab disapa ASR menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.
“Pemerintah Provinsi Sultra dan pemerintah kabupaten/kota harus kompak sebagai syarat utama menyelesaikan permasalahan pembangunan daerah kita Sultra,” ujar ASR.
Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Sultra terpilih, Hugua, menekankan bahwa meskipun terdapat perbedaan kewenangan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, namun tujuan utama tetaplah sama, yaitu mewujudkan kesejahteraan masyarakat Sultra.
“Saya pernah bupati sehingga mengetahui persis kewenangan seorang bupati maupun walikota di era otonomi daerah. Tetapi, ingat pemerintah provinsi adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat,” ujar Hugua.
Sekretaris Provinsi Sultra, Asrun Lio, menambahkan bahwa acara silaturahmi ini menjadi momentum penting menjelang pelantikan para kepala daerah terpilih oleh Presiden.
“Malam ini, malam yang penting bagi kita semua. Besok Presiden akan melantik para kepala daerah kita. Kita manfaatkan waktu malam ini untuk bersilaturahmi,” kata Asrun.
Pertemuan tersebut mempertemukan 14 pasangan bupati/wakil bupati, 2 pasangan walikota/wakil walikota, serta gubernur/wakil gubernur terpilih.
Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak menyelimuti acara tersebut.
Namun, calon pemimpin Kabupaten Buton Tengah menjadi satu-satunya yang tidak hadir karena masih dalam proses sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
Para kepala daerah yang terpilih pada pemilihan 27 November 2024 tersebut hadir di Jakarta untuk menjalani prosesi pelantikan serentak yang dijadwalkan pada 20 Februari 2025 di Istana Negara.
Sebelumnya, mereka juga telah mengikuti tes kesehatan dan gladi pelantikan di area Monumen Nasional (Monas).
Setelah pelantikan, para kepala daerah akan mengikuti pembekalan di Lembah Tidar, Magelang, pada 21-28 Februari 2025.
Dalam acara silaturahmi tersebut, satu per satu pasangan kepala daerah memperkenalkan diri sekaligus menggambarkan tantangan pembangunan yang dihadapi di daerah masing-masing.
Bupati Buton Utara terpilih, Afiruddin Mathara, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sultra selama persiapan pelantikan.
“Kami dari Buton Utara menyampaikan terima kasih atas perhatian Bapak Gubernur Sultra, pimpinan DPRD, dan Pemprov Sultra atas fasilitas selama berlangsungnya persiapan pelantikan di Jakarta,” ujar Afiruddin.
Hal serupa juga disampaikan oleh Bupati Bombana terpilih, Burhanuddin. Ia menegaskan kesiapan daerahnya untuk bersinergi dengan pemerintah provinsi demi kemajuan bersama.
“Terima kasih Pak Gubernur Sultra telah memfasilitasi kebutuhan kami selama rangkaian pelantikan di Jakarta. Kami dari Bombana bersama para kepala daerah lainnya siap sinergi dengan pemerintah provinsi,” ujar Burhanuddin.*






