Kendari, Radarsultra.co.id – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan evaluasi terhadap program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), Sabtu (9/12/17).
Kepala BPOM Sultra, Adilah Pababbari mengatakan, dalam evaluasi tersebut pihaknya akan memonitoring laporan-laporan dari para kader GKPD sekaligus juga membagi informasi dan pengalaman yang didapatkan selama melaksankan program GKPD kepada pihak terkait lainnya.
“Program ini sudah berjalan sejak Tahun 2014, jadi sekarang kami ingin melihat hasil perkembangannya” ujarnya saat ditemui ditempat kegiatan. Sabtu (9/10/17)
Adillah berharap, melalui program ini BPOM Sultra dapat memperkuat kerjasama dengan pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya agar pengawasan terhadap obat dan makanan di Sultra dapat terus berkelanjutan sehingga bisa lebih meningkatkan kondisi pangan yang aman untuk masyarakat.
“Melalui program GKPD ini kita berharap tujuan kita menciptakan kondisi desa yang aman pangan, jadi masyarakat di pedesaan dapat menjaga dan mengkonsumsi pangan yang aman” ungkapnya.
Kedepannya, BPOM Sultra menargetkan agar seluruh desa yang ada di 17 kabupaten/kota di Sultra dapat terlibat dalam program GKPD secara merata. (C)






