Aceh, Radarsultra.co – Kontingen dayung Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menambah perolehan medali mereka di PON XXI Aceh dengan meraih dua medali perak dari cabang olahraga dayung.
Medali tersebut diperoleh dari nomor Canoing dan Kayak.
Medali perak pertama disumbangkan oleh pasangan Sofiyanto dan Sahrul Gunawan di nomor Cano-2 (C-2) jarak 500 meter.
Mereka berhasil mencapai garis finish di urutan kedua dengan catatan waktu 01:48.108.
Sementara itu, medali emas direbut oleh tuan rumah Aceh melalui pasangan Abdurrahman dan Evans dengan waktu 01:47.616.
Medali perak kedua diraih oleh tim Kayak 4 pedayung (K-4) Sultra yang beranggotakan Dedi Kusumayadi, Yafri Herianto, Rio, dan Andi.
Mereka berhasil finis di posisi kedua dengan catatan waktu 01:28.282. Medali emas di nomor ini menjadi milik tim Jawa Barat yang beranggotakan Rapih Saputra, Dede Sunandar, Wandi, dan Indra Hidayat dengan waktu 01:27.622.
Pelatih Dayung Canoing Sultra, Alwin, mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih timnya.
“Kita harus sportif menerima hasil lomba. Pedayung daerah lain merebut medali emas karena mempersiapkan atlet dengan sungguh-sungguh,” ujar Alwin, Kamis, (5/9/2024).
“Pedayung Sultra menjalani pelatihan mandiri 20 hari, sedangkan atlet peraih medali emas pelatda terpusat sekitar enam bulan, bahkan akan ada yang mencapai satu tahun. Uji coba sampai diluar negeri,” tambahnya.
Dengan tambahan dua medali perak ini, perolehan sementara kontingen PON XXI Sultra menjadi dua medali perak dan satu medali perunggu.
Prestasi ini menunjukkan bahwa meskipun dengan persiapan yang terbatas, atlet-atlet Sultra mampu bersaing di level nasional.*






