Kendari, Radarsultra.co.id – Hujan yang mengguyur Kota Kendari telah mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Salah satunya di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ummushabri Kendari.
“Banjir ini, bukan pertama kali. Namun sudah kali keempat selama musim penghujan bulan Mei ini dan terus merendam SD kami,” ungkap Kepala Sekolah MI Pesantren Ummushabri Kendari Khaerani S.Pdi, Rabu (31/5/2017).
Ia menambahkan, hingga kesekian kalinya pemerintah sudah pernah turun melihat kondisi ini. Namun belum ada tindakan yang dilakukan.
“Pemerintah sudah pernah melihat langsung kondisi ini waktu banjir ketiga, bahkan sudah berjanji akan menanggulangi masalah ini. Katanya drainase akan segera dibuatkan dan yang sudah akan diperbaiki. Namun belum ada realisasinya,” tegas Khaerani saat ditemui di sekolahnya, Rabu (31/5/2017).
Menurut Khaerani, Banjir tentunya memiliki dampak yang besar bagi dunia pendidikan. Sebab jika sudah sekolah yang terendam akan mengganggu proses belajar dan lainnya. Pemerintah perlu perihatin sebab drainase sangat dibutuhkan. Aliran air sangat berpengaruh ditengah kondisi cuaca seperti ini.

“Contohnya saja, hari ini sedang berlangsung Ujian Akhir Semester untuk siswa MI kelas satu hingga kelas lima disekolah kami. Ketinggian banjir mencapai lutut siswa. Namun, alhamdulillah ujian tetap berlangsung hingga waktu selesai,” tuturnya.
“Sekolah kami sebenarnya sudah tinggi, hanya karena drenasi yang kurang baik, sehingga air yang seharusnya mengalir dengan baik, jadi meluap ke sekolah kami,” tutupnya.
Untuk diketahui, selama banjir, kegiatan UAS siswa siswi di MI Pesantren Ummushabri tetap berlangsung hingga selesai dalam keadaan aman. UAS akan dilanjutkan pada hari Jumat mendatang.(c)






