Kendari, Radarsultra.co – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menyerahkan bantuan kepada masyarakat saat melaksanakan Safari Ramadan di Kabupaten Buton Selatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama warga dan jajaran Pemerintah Kabupaten Buton Selatan di Rumah Jabatan Bupati, Jumat, (06/03/26).
Dalam kegiatan tersebut, gubernur menyalurkan bantuan pribadi berupa 150 paket sembako kepada masyarakat. Selain itu, turut diserahkan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi rumah tangga tidak mampu di Kabupaten Buton Selatan sebanyak 213 sambungan rumah tangga.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari total 5.905 sambungan listrik yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara sebagai upaya meningkatkan akses listrik bagi masyarakat kurang mampu.
Dalam sambutannya, Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa Ramadan merupakan bulan penuh rahmat yang juga menjadi sarana membentuk karakter melalui nilai kejujuran, kesabaran, serta kepedulian sosial terhadap sesama.
“Ramadan adalah momentum bagi kita untuk memperkuat nilai-nilai kejujuran, kesabaran, serta kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Buton Selatan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat seperti ini dapat memperkuat harmoni dalam menjalankan berbagai program pembangunan daerah.
Pada kesempatan yang sama, gubernur turut menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada masyarakat Buton Selatan. Ia juga memohon maaf apabila selama satu tahun kepemimpinannya masih terdapat kekurangan, khususnya dalam peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan di wilayah pelosok.
Ia menjelaskan bahwa berbagai kebijakan pembangunan daerah saat ini juga disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah serta kebijakan efisiensi anggaran yang tengah berlangsung.
Rangkaian Safari Ramadan di Buton Selatan ditutup dengan pelaksanaan salat tarawih bersama masyarakat di Masjid Agung Nurul Fitri Batauga sebagai wujud kebersamaan pemerintah dan masyarakat dalam suasana Ramadan yang penuh keberkahan.






