1

Pulau Wawonii Kawasan Pariwisata Dunia yang Terancam Hilang

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Pulau Wawonii yang saat ini dikenal dengan sebutan Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) ternyata menyimpan banyak potensi pariwisata di dalamnya, bahkan Pulau Wawonii disebut sebut sebagai salah satu bagian dari kawasan pariwisata dunia yang jika dikelolah dan dikembangkan dengan baik akan mendatangkan banyak keuntungan bagi masyarakat dan daerah itu sendiri.

Sayangnya, potensi pariwisata yang sangat besar di Kabupaten Konkep saat ini tengah terancam oleh aktivitas pertambangan yang siap mengeruk isi perut bumi di pulau ini, yang tentunya juga dapat menimbulkan dampak kerusakan alam yang secara otomatis dapat merusak warisan pariwisata yang sangat besar di pulau ini.

1

Kehadiran perusahaan Tambang di Pulau ini masih menjadi kontroversi di tengah-tengah masyarakat Konkep. Meski masyarakat menunjukan penolakannya, namun sejumlah perusahaan tambang seperti PT Gema Kreasi Perdana terus bersikukuh mengeksplorasi kawasan hutan daerah tersebut.

Dengan iming-iming biaya pembebasan lahan yang besar dan peluang untuk bekerja di perusahaan tambang menjadikan masyarakat Konkep terpecah, ada yang pro dan ada juga yang kontra hingga akhirnya kehidupan masyarakat pulau Wawonii yang dulunya harmonis kini mulai terpecah dalam kelompok-kelompok yang mulai mengarah pada ancaman konflik horizontal.

Pulau Wawonii yang dulunya anti banjir, kini telah dibayang-bayangi oleh ancaman bencana banjir. Beberapa daerah di wilayah Konkep kerap diterjang banjir. Sejumlah titik di pulau ini rawan abrasi karena menjadi benteng bagi sejumlah wilayah pesisir Sultra dari ganasnya gelombang Laut Banda.

BACA JUGA :  ASR-Hugua Menyapa di Wundulako, Tawarkan Solusi Pertanian dan Komitmen Kesejahteraan Tenaga Medis

Tahun 2017 lalu, sebuah jembatan putus dan puluhan rumah terendam karena hutan di wilayah ini sudah nyaris habis oleh ulah penebang liar. Sementara, awal 2018, ada 3 (Tiga) desa terkena dampak banjir karena hutan tak mampu lagi menyerap air hujan.

Tidak hanya itu, sejak 2012 hingga 2016, kabupaten ini tidak luput dari banjir. Meskipun tiada korban jiwa, namun kerugian materi hingga ratusan juta cukup membuat warga beramai-ramai menolak tambang.

Menanggapi hal tersebut, Maestro Pariwisata Sultra, Ir. Hugua sangat menyayangkan jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konkep justru tidak serius menggarap sektor pariwisata daerah ini. Apalagi, kalau sampai membiarkan salah satu daerah yang masuk dalam bagian dari Badan Otoritas Pariwisata (BOP) Wakatobi itu rusak.

“Konkep menyimpan potensi pariwisata yang sangat besar dan Konkep ini merupakan bagian dari Badan Otoritas Pariwisata (BOP) Wakatobi,” kata Mantan Bupati Wakatobi dua periode itu saat ditemui di Waroeng X-Bro, Jumat malam, (15/02/19).

Menurut Caleg DPR RI Dapil Sultra dari Partai PDIP ini, pulau Wawonii yang dikelilingi oleh lautan menjadikan daerah ini kaya akan pantai-pantai yang indah, salah satunya adalah pantai Kampa.

Ketua GIPI Sultra ini mengaku telah meninjau objek pariwisata tersebut, dikatakannya, di Pantai Kampa terdapat rumah ikan Duyung yang jarang ditemukan di daerah-daerah lain yang tentunya dapat menarik perhatian wisatawan baik lokal maupum mancanegara untuk berkunjung ke pulau Wawonii. Apalagi di pantai ini para pengunjung akan dikejutkan dengan perbedaan waktu. Jika memasuki wilayah pantai ini maka jam yang ada di HP yang terkoneksi ke jaringan Internet akan berubah mundur 1 (Satu) jam.

BACA JUGA :  ASR-Hugua Dukung Penuh Deklarasi Kampanye Damai KPU Sultra

“Di Kampa juga memiliki wahana untuk surfing. Tinggal bagaimana upaya dan kreatifitas pemerintahnya untuk mengembangkan Pantai Kampa ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, ketua PHRI Sultra ini menjelaskan, potensi lainnya yang juga dimiliki Wawonii adalah wisata alam. Di daerah ini dianugerahi sejumlah titik alam yang indah seperti sungai dan seperti air jatuh atau terjun Tumburano yang menyimpan kisah legenda romantis yang tidak kalah dari kisah Romeo dan Juliet dari benua Eropa.

“Di sana juga ada benteng dan potensi lainnya,” ungkapnya.

Olehnya itu, Hugua mengajak Pemkab Konkep untuk serius membangun daerah tersebut dari sektor pariwisata. Sebab, selain memiliki potensi yang begitu besar, sektor pariwisata merupakan pembangunan yang berkeadilan bagi semua pihak.

“Iya, pariwisata ini merupakan sektor yang berkeadilan. Karena akan memberikan dampak kepada semuanya, pemerintah, petani, pelaku UKM, pengusaha dan masyarakat pada umumnya,” pungkas Hugua.

1
1