1

PPDB Kota Kendari Dijadwalkan 7 Juli Mendatang

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Setelah tertunda dari jadwal sebelumnya 6 Juli 2017, pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Kendari kini telah diputuskan akan diumumkan pada 7 Juli 2017 mendatang.

“Pengumuman hasil dari penerimaan siswa baru di Kota Kendari sebenarnya jatuh pada 6 Juli, namun terjadi kendala teknis pada pendaftaran online. Sehingga, sampai semua data calon peserta didik terverifikasi sesuai dengan syarat ketentuan PPDB, jadwalnya akan diundur. Hasil rapat tadi, rencananya pengumuman hasil PPDB akan diumumkan pada 7 Juli usai data diinput ulang,” kata Plt Dikmudora Kota Kendari, Dra Sartini Sarita saat ditemui usai rapat, Rabu (5/7/2017).

1

Ia menjelaskan, tertundanya pengumuman ini tidak perlu saling menyalahkan. Sebab, tahun 2017 ini masih menjadi awal PPDB menggunakan sistem online.

“Ini masih jadi awal PPDB menggunakan sistem online, setelah beberapa tahun sempat dihentikan. Jadi, wajar saja kalau masih ada kendala yang ditemukan di lapangan, seperti kendala teknis dalam sistem online,” jelasnya.

BACA JUGA :  Sulkarnain; Taman Kalosara Sebagai Tempat Aktivitas Sosial Masyarakat, Olahraga dan Ekonomi

Sartini menuturkan, berdasarkan pantauan di lapangan, setelah melihat hasil verifikasi data PPDB sementara, masih belum memenuhi syarat utama mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 17 tahun 2017 tentang PPDB, mengenai kelulusan ditentukan empat kriteria, pertama berdasarkan tempat tinggal atau Domisili, Usia, Nilai UN dan terakhir prestasi. Urutannya tidak boleh teracak atau dibolak-balik.

“Hasil verifikasi yang kita temukan dalam sistem, data calon peserta didik yang terinput masih banyak yang berdasarkan nilai, sementara domisili atau tempat tinggal mereka tidak masuk di zona sekolah ditujuan. Nah ini yang harus kami kaji ulang sebab syarat utama adalah domisili yang dibuktikan dengan kartu keluarga. Setelah domisili lalu melihat umur, kemudian nilai dan terakhir baru prestasi,” tegas Sartini.

BACA JUGA :  Kapolda Sultra Himbau Masyarakat Hindari Ajakan yang Berpotensi Makar

Ia berharap agar operator setiap sekolah dapat bekerjasama dengan penyedia jasa PPDB online dengan baik. Pihak sekolah hanya menginput data calon peserta didik dan sistem langsung menyeleksi berdasarkan data yang terinput dari masing-masing satuan pendidikan.

“Saya juga menghimbau agar tidak ada kepala sekolah atau pun operator yang mau disogok. Jangan kita pertaruhkan insititusi pendidikan serta jabatan kita karena uang,” imbuh Sartini yang juga sekertaris Dikmudora Kendari.

Untuk diketahui, tahun 2017 Kota Kendari menyiapkan kuota SD 12.800 dan SMP sebanyak 4.695. Kuota tersebut terdistribusi di 128 SD negeri dan swasta serta 38 SMP negeri dan swasta.(C)

1
1