Makassar, Radarsultra.co – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Sulawesi. Sebanyak 19 mahasiswa dari dua perguruan tinggi di Makassar menerima bantuan biaya pendidikan, terdiri dari 10 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) dan 9 mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI). (Kamis, 27/11/25)
Di Unismuh Makassar, bantuan diberikan kepada mahasiswa dari berbagai program studi, yaitu 5 mahasiswa Pendidikan Biologi, 4 Pendidikan Bahasa Inggris, dan 1 mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini. Penyerahan berlangsung di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Dekan FKIP Unismuh Makassar, Dr. H. Baharullah, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Ia mengatakan banyak mahasiswa berasal dari keluarga menengah ke bawah namun memiliki semangat belajar tinggi. Bantuan tersebut, menurutnya, menjadi motivasi agar mereka terus mengukir prestasi. Ia juga berharap kerja sama yang telah berlangsung dua tahun itu dapat terus berlanjut.
Pada kesempatan terpisah, YBM PLN UIP Sulawesi menyerahkan bantuan kepada 9 mahasiswa UMI dari berbagai fakultas, yaitu 7 mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), 1 mahasiswa Fakultas Hukum, dan 1 mahasiswa Fakultas Keperawatan. Penyerahan berlangsung di Gedung FPIK UMI.
Dekan FPIK UMI, Prof. Dr. Ir. H. Abdul Rauf, S.Pd., M.Si., mengapresiasi perhatian YBM PLN. Ia menilai bantuan tersebut tidak hanya meringankan kebutuhan finansial mahasiswa, tetapi juga memberi dorongan moral agar mereka dapat melanjutkan pendidikan dengan baik. Ia berharap program ini dapat diperluas dan menjangkau lebih banyak penerima.
Ketua YBM PLN UIP Sulawesi, M. Pahri Jafar, menjelaskan bahwa seluruh bantuan bersumber dari zakat karyawan PLN yang dialokasikan melalui lima rumpun kegiatan, yakni pendidikan, sosial, ekonomi, dakwah, dan kesehatan. Ia menegaskan bahwa YBM PLN memastikan setiap bantuan tepat sasaran dan memberikan manfaat luas bagi mahasiswa yang membutuhkan. Ia juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi lebih jauh, termasuk dalam mendukung kegiatan KKN mahasiswa di wilayah-wilayah yang membutuhkan bantuan sosial.
General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menyampaikan bahwa dukungan terhadap pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang penting bagi pembangunan daerah. Menurutnya, PLN tidak hanya membangun infrastruktur kelistrikan, tetapi juga berkomitmen pada pembangunan kualitas sumber daya manusia. Ia berharap bantuan ini dapat membantu mahasiswa fokus belajar dan menjadi calon pemimpin masa depan.
Dua mahasiswa penerima bantuan, masing-masing dari Unismuh dan UMI, turut menyampaikan rasa syukur mereka. Dirly Fherdiansyah dari Unismuh mengatakan bantuan biaya pendidikan tersebut sangat membantu pengurangan beban UKT sehingga ia dapat fokus belajar. Hal senada disampaikan Milda dari UMI yang merasa sangat terbantu dengan dukungan tersebut.
Melalui program pendidikan berkelanjutan ini, YBM PLN UIP Sulawesi menegaskan bahwa dukungan terhadap pendidikan bukan sekadar bantuan finansial, melainkan investasi strategis dalam membangun generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.






