Kendari, Radarsultra.co – Pemerintah Kota Kendari menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).
Pada Rabu 13 Agustus 2025, Pemkot Kendari secara resmi menyerahkan kartu anggota digital kepada 65 KKMP se-Kota Kendari.
Peluncuran dimulai dari KKMP Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, yang dirangkaikan dengan peresmian Gerai Sembako KKMP Wundumbatu.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Kendari, dr. H. Siska Karina Imran, Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, jajaran Forkopimda, Kadis Perindag Kota Kendari Syarifuddin, pimpinan instansi perbankan, Bulog Sulawesi Tenggara, Camat, dan Lurah se-Kota Kendari.
Dalam samutanya, Wali Kota Kendari menjelaskan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih, yang akan dicanangkan secara nasional pada 28 Oktober 2025.
“Penyerahan kartu anggota ini bukan sekadar administrasi, tetapi simbol komitmen membangun kekuatan ekonomi berbasis komunitas. Koperasi Merah Putih di Wundumbatu saya harapkan menjadi role model, karena menghadirkan layanan terpadu mulai dari gerai sembako, klinik, hingga layanan keuangan digital,” ujar Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dalam sambutannya pada acara penyerahan kartu anggota digital dan peresmian gerai sembako KKMP Wandumbatu, Rabu (13/8/2025).
Digitalisasi Koperasi, Model Nasional dari Kendari
Saat ini, seluruh 65 KKMP di Kota Kendari telah memiliki akta notaris dan SKU, sebagian besar telah mengantongi NIKOPRASI, NIB, NPWP, serta membuka rekening bank.
Wali Kota Siska mengapresiasi peran semua pihak yang mendukung digitalisasi koperasi, mulai dari sistem keanggotaan, transaksi, hingga layanan keuangan.
Transparansi pengelolaan koperasi pun menjadi prioritas, dengan pengawasan ketat Forkopimda dan Satgas Percepatan Merah Putih.
“Mari jadikan Koperasi Merah Putih sebagai simbol persatuan dan kemajuan ekonomi. Program ini harus berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” tegas Siska.
Wundumbatu Jadi Percontohan
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Kota Kendari, Syarifuddin, menyebut Kelurahan Wundumbatu dipilih sebagai lokasi awal pembentukan Gerai Sembako KKMP karena kesiapan pengurus dan semangat gotong-royong warganya.
“Ini momentum memulai operasional koperasi dengan digitalisasi penuh. Dukungan Bulog, BSI, dan BRI sangat penting untuk memperkuat modal kerja sesuai PMK No. 49 Tahun 2025,” jelasnya.
Dukungan Penuh dari Bulog dan Perbankan
Pimpinan Bulog Sultra, Ir. Siti Mardati Saing, memastikan pasokan komoditas pokok aman hingga 30 bulan ke depan. Selain beras, tersedia pula minyak goreng dan gula dengan harga terjangkau.
Distribusi beras SPHP akan dilakukan melalui aplikasi Klik SPHP setelah administrasi koperasi rampung.
Dari sisi perbankan, Bank Syariah Indonesia (BSI) siap memberikan pembiayaan setelah juknis Kementerian Koperasi terbit, sekaligus menyediakan layanan BSI Agen untuk transaksi keuangan dan pembukaan rekening haji di koperasi.
Sementara itu, perwakilan BRI Kendari, Akmal Murtam Pradana memastikan penambahan agen BRI Link di setiap koperasi, sebagai sumber pendapatan tambahan sekaligus memperluas akses layanan perbankan bagi anggota.
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis kartu anggota digital kepada perwakilan kecamatan, sesi foto bersama, dan kunjungan ke Gerai Sembako KKMP Wundumbatu yang kini melayani pembelian menggunakan kartu digital.
Kehadiran KKMP dengan fasilitas digitalisasi dan dukungan lintas sektor ini diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus memperkuat solidaritas warga Kendari.**






