Kendari, Radatsultra.co.id – Sebagai salah satu upaya meminimalisir banjir di Sungai Wanggu, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari akan mulai membangun kolam retensi.

Kolam retensi adalah suatu bak atau kolam yang dapat menampung atau meresapkan air sementara yang terdapat di dalamnya, kolam retensi tersebut kedepannya akan menjadi solusi dalam mengatasi banjir khususnya di sekitaran Sungai Wanggu Kota Kendari.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, mulai tahun depan Pemkot Kendari akan memulai pembangunan kolam retensi yang ada di ujung hulu Sungai Wanggu.
“Mudah-mudahan hal ini bisa mengatasi mengurang potensi banjir di Kota Kendari” ujarnya saat ditemui wartawan Radarsultra.co.id di salah satu hotel di Kendari, Senin, (31/07/2018).
Pembangunan kolam retensi ini, lanjut Sulkarnain, rencananya akan rampung di tahun 2020. Dimana pembangunannya tersebut akan dilakukan secara bertahap sebab untuk membangun kolam retensi tesebut menggunakan anggaran yang cukup besar dengan taksiran Rp 300 hingga Rp 400 Miliar rupiah.
“Kalau mengandalkan APBD Kota Kendari kan tidak memadai, maka dari itu kita butuh sinergi dengan pemerintah provinsi, juga kementerian serta balai dan ini sedang kami bangun komunikasinya dan Alhumdulillah sudah ada titik terang dari beberapa program” ujarnya.
Kolam retensi tersebut rencananya akan dibangun dengan luas 19 hektar dan saat ini pemerintah telah melakukan pembebasan lahan seluas 10 hektar dan tahun depan akan dibebaskan sisanya 9 hektar lagi agar memenuhi syarat dari kementerian.






