Kendari, Radarsultra.co.id – Misteri penemuan mayat bayi di tepi jalan Lorong Kristal, kompleks perumahan BTN Batu Marupa, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (29/7/17) sekitar pukul 15:00 Wita, merupakan hasil aborsi.
Mayat Bayi tersebut diduga hasil hubungan gelap orang tuanya, Bayi tak berdosa tersebut ditemukan oleh seorang ibu, dengan kodisi yang sudah membusuk, yang dibungkus dengan menggunakan gabus ikan.
Setelah dilakukan Visum oleh pihak dokter polisi (Dokpol) dirumah sakit Bhayangkara Kendari akhirnya diketahui bahwa mayat bayi tersebut merupakan hasil aborsi, Hal tersebut disampaikan oleh Kasubbid Dokpol, Kompol, dr, Mauluddin M, S.Sos., MH., Sp.F saat dikonfirmasi via telepon selulernya. Minggu (30/7/17)
Menurut pria yang akrab disapa Danjen (Daeng Jenaka) bayi malang tersebut berjenis kelamin laki-laki dan berumur sekitar lima sampai enam bulan yang meninggal di dalam kandungan karena aborsi.
“Setelah dilakukan visum, kita ketahui bahwa mayat bayi tersebut adalah hasil aborsi, umurnya sekitar lima sampai enam bulan dan telah meninggal sejak dalam kandungan, kemudian jenis kelaminnya adalah laki-laki,” ungkap dr. Mauludin.
Saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan kasus terkait pemenuan mayat bayi tersebut sedangkan pelaku aborsi masih dalam pencarian pihak kepolisian.(c)






