Kendari, Radarsultra.co — Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR), menjenguk Alfiansyah, korban pemukulan siswa SMA Negeri 12 Kendari, di Rumah Sakit Bahteramas, Minggu (18/8/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur ASR memberikan dukungan moril sekaligus memastikan bahwa seluruh biaya perawatan korban akan ditanggung pemerintah provinsi.
“Sabar ya, semoga cepat pulih. Seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi. Kita doakan yang terbaik,” ucap Gubernur kepada orang tua korban di ruang perawatan.
Tidak hanya itu, ASR juga mengatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban.
“Semua biaya saya yang biayai sampai sembuh,” ujar ASR.
Di tempat yang sama, Direktur RS Bahteramas, dr. Muhammad Saiful, menyebutkan korban mengalami cedera kepala serius akibat trauma benda keras.
Pihak rumah sakit telah melakukan operasi dekompresi untuk mengurangi tekanan di kepala sekaligus mengeluarkan perdarahan yang dapat mengancam nyawa pasien.
“Setelah stabil, baru dilakukan operasi lanjutan seperti penyambungan tulang yang patah dan pemasangan batok kepala palsu,” jelas Saiful.
Ia menambahkan, korban juga mengalami patah tulang lengan kiri dan kerusakan gigi.
Tak hanya menjenguk korban, Gubernur Andi juga menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah kepala sekolah SMA/SMK se-Kota Kendari di ruang pertemuan RS Bahteramas.
Pertemuan itu menghasilkan beberapa langkah strategis untuk mencegah tawuran pelajar.
Instruksi Gubernur meliputi patroli gabungan sekolah dan Satpol PP, identifikasi akar masalah oleh sekolah dan Dinas Pendidikan, penguatan kegiatan ekstrakurikuler kolaboratif, pendekatan humanis guru terhadap siswa, pelaksanaan tes urin acak, hingga apel umum pelajar bersama gubernur.***






