Kendari, Radarsultra.co.id – Istri Wali Kota Kendari, dr. Sisca Karina Adriatma Dwiputra akhirnya harus berurusan dengan pihak kepolisian karena unggahannya di Media Sosial (Medsos) Path miliknya beberapa waktu lalu, saat acara pelantikan Plt Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Senin 19 Februari 2018.

Dalam unggahan tersebut, Sisca menuliskan kata “ada penampakan” disertai dengan sebuah foto, namun unggahan tersebut rupanya dianggap kontroversi dan mengandung unsur pelecehan terhadap seseorang yang juga tampak dalam foto unggahan tersebut.
Seseorang yang dimaksud tersebut yaitu Istri dari Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Alimazi, Ibu Agista Alimazi yang tanpa sengaja tertangkap camera dalam foto tersebut.
Unggahan kontroversial itupun akhirnya ditanggapi oleh simpatisan Agista Alimazi dan Yati Lukman (Ayat Aman) yang berlanjut dengan melaporkan Sisca ke Mapolda Sultra pada Senin, 26 Januari 2018 lalu.
Melalui Kuasa Hukumnya, Ayat Aman mengaku, sebelum melaporkan Sisca ke Polda Sultra, pihaknya terlebih dahulu telah meminta kepada Istri Wali Kota Kendari tersebut untuk mengklarifikasi dan meminta maaf kepada Agista Alimazi, namun rupanya hal tersebut diabaikan oleh isteri Wali Kota Kendari tersebut.
“Sebelum melaporkan ini ke Polda Sultra, pihak kami sebelumnya telah meminta kepada yang bersangkutan (Sisca) untuk meminta maaf karena unggahannya itu mengandung unsur pidana, yakni Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) namun permintaan kami itu diabaikan dan sekarang laporan kami sudah diterima di SPKT Polda, sudah dikeluarkan tanda bukti lapor,” ungkap Kuasa Hukum Ayat Aman, Fitria Setiawati Suharno, Selasa (27/2/2018).
Akibat unggahannya tersebut, Istri sang Wali Kota Kendari itu berpeluang tersandung Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) nomor 19 tahun 2016, perubahan atas UU RI nomor 11 Tahun 2008, dengan ancaman pidana penjara selama empat tahun.
“Kami berharap agar pihak kepolisian bisa menindaklanjuti kasus ini dengan profesional,” ujarnya (B)






