Kendari, Radarsultra.co – Sebagai wujud upaya memperluas literasi keuangan pelajar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra) menjalin kerja sama dengan Bank Indonesia (BI).
Kerja sama tersebut tertuang dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan kedua pihak pada kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2023 yang digelar di The Park Kendari, Jumat, (27/10/2023).
Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI (KPwBI) Sultra, Aryo Wibowo. T Prasetyo mengatakan, salah satu bentuk peningkatan literasi keuangan pelajar dalam MoU tersebut adalah dengan pemanfaatan QRIS, sebab menurutnya guru dan peserta didik merupakan pengguna sistem seperti QRIS.
“Kami berharap melalui kerja sama ini maka pengembangan informasi maupun pelatihan, bagaimana QRIS ataupun QRIS Tuntas yang merupakan fitur baru dari QRIS, bagaimana membuat account perusahaan, pengembangan kantin digital hingga koperasi dapat terlaksana,” ujarnya.
Sementara itu, Kadikbud Sultra, Yusmin menjelaskan bahwa pemanfaatan QRIS di lingkungan sekolah selain dapat meningkatkan pemahaman siswa dan guru serta orang tua murid terkait literasi keuangan, juga akan memudahkan penggunanya dalam mengontrol pengeluaran keuangan.
“Kan kalau dengan uang tunai, lalu akan belanja dan ada kembalian 500 rupiah, biasa itu tidak dikasi kembali, kalau pakai QRIS tidak ada alasan lagi seperti itu karena semua dibayar pas,” jelasnya.
Hingga saat ini, sudah ada beberapa sekolah terkhusus tingkat SMA sederajat di Sultra yang menerapkan QRIS. Bahkan siswa tidak hanya menggunakan buku tabungan tetapi juga dompet digital, melalui kerjasama ini berharap literasi keuangan di tingkat sekolah terus berkembang dan tersebar secara luas.






