Kendari, Radarsultra.co – Sebanyak 83 calon taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Panitia Daerah (Panda) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menjalani pemeriksaan kesehatan tahap pertama di Aula Dhalas Polda Sultra pada Jumat (14/3/2025).
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Sultra untuk mewujudkan seleksi penerimaan anggota Polri yang Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).
Salah satu inovasi dalam seleksi tahun ini adalah penggunaan sistem coding barcode dalam pemeriksaan kesehatan.
Sistem ini bertujuan menjaga kerahasiaan data peserta serta mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Dengan metode ini, panitia seleksi hanya melihat barcode tanpa mengetahui identitas peserta, sehingga proses seleksi berlangsung lebih objektif.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat Polda Sultra, termasuk Karo SDM Polda Sultra, Kombes Pol Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M., yang diwakili oleh Plt. Kabag Dalpers Biro SDM Polda Sultra, AKBP Wisnu Wibowo, S.I.K., M.Si.
Hadir pula Kasubagdiapers Bagdalpers Biro SDM Polda Sultra, Kompol Magdalena Anita Sitinjak, S.I.K., M.H., CPM, serta Kabid Dokkes Polda Sultra, Kombes Pol drg. Ignatius Hendra A., Sp.KG.
Pada tahap pemeriksaan kesehatan ini, para peserta menjalani serangkaian tes medis, termasuk pengukuran berat dan tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, kesehatan THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan), kesehatan gigi dan mulut, serta tes buta warna.
Karo SDM Polda Sultra, Kombes Pol Arief Fitrianto, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara profesional dan transparan.
“Kami memastikan bahwa seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prosedur yang berlaku dan dilakukan dengan transparansi. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam mencetak calon perwira Polri yang berkualitas,” ujar Kombes Pol Arief Fitrianto, Sabtu, (15/3/2025).
Pemeriksaan kesehatan ini menjadi tahap krusial dalam seleksi Akpol 2025 guna memastikan para calon taruna dan taruni memiliki kondisi fisik yang prima serta memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.
Dengan penerapan sistem coding barcode dan seleksi yang transparan, diharapkan seleksi Akpol Panda Polda Sultra dapat menghasilkan calon perwira Polri yang kompeten, sehat, dan siap mengemban tugas di masa mendatang.*






