Kendari, Radarsultra.co.id – Guna mewujudkan salah satu visi misi Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari yaitu birokrasi yang berbasis teknologi dan mengedepankan akuntabilitas, Pemkot Kendari kembali merancang sistem birokrasi perjalanan dinas (e-SPPD).
Sistem e-SPPD tersebut rencananya akan di uji coba pada November nanti dan rencananya akan mulai diterapkan pada tahun 2019, dengan target sistem tersebut akan dapat terintegrasikan dengan data pegawai lingkup Pemkot Kendari, termasuk rincian perjalanan dinas dan laporan-laporan didalamnya.
Pelaksana tugas (plt) Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan, pihaknya akan berusaha dangan bijak untuk memanfaatkan teknologi demi transparansi dan akuntabilitas dalam Pemerintahan Kota Kendari dan tergetnya penerapan sistem tersebut juga akan lebih menghemat 30 persen anggaran belanja daerah.
“Selain memudahkan dari sisi waktu, saya duga kita juga bisa lebih menghemat 30 persen anggaran, termasuk pembiayaan kertas dan kelengkapan administrasi lainnya, jadi 30 persen ini justru kita bisa alokasikan untuk pembiayaan prioritas daerah lainnya, seperti di sektor infrastruktur jalan, jembatan, sektor kesehatan, pendidikan, dan lain-lain,” ujarnya saat ditemui diruangannya, Senin, (17/09/2018)
Untuk diketahui, sebelumnya Pemerintah Kota Kendari telah menerapkan sistem digitalisasi dalam birokrasi, yakni dengan pemberlakuan transaksi non tunai dalam transaksi gaji pegawai dan selain itu baru-baru ini Pemkot Kendari telah menyepakati pemberlakuan digitalisasi SPBU dengan menggandeng pihak perbankan yakni BRI dan Telkomsel sebagai salah satu perusahaan penyedia layanan telekomunikasi terbesar di Kendari.






