1

Sekolah Hebat Kendari, BI Ajak Siswa Peduli Pangan

*BI dan Pemkot Kendari Sinergi Lewat Sekolah Hebat.
1

Kendari, Radarsultra.co – Pemerintah Kota Kendari bersama berbagai pemangku kepentingan meluncurkan program “Sekolah Hebat” (Hijau, Edukatif, dan Berkarakter) sebagai upaya melibatkan pelajar dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus kelestarian lingkungan sejak dini.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, menekankan pentingnya dukungan terhadap program pemerintah daerah, termasuk melalui publikasi media, guna menciptakan rasa tenang di tengah masyarakat terkait ketersediaan pangan.

1

“Kita kumpulkan semua distributor dan pengusaha agar pesan tentang kecukupan pangan ini sampai ke masyarakat. Tujuannya agar warga belanja dengan bijak dan semua elemen bersinergi menjaga stabilitas harga,” ujar Edwin.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menjelaskan bahwa Sekolah Hebat dirancang sebagai langkah strategis untuk membentuk pola pikir siswa agar lebih peduli dalam memanfaatkan lingkungan sekitar.

“Melalui Sekolah Hebat, kita mengajak anak-anak siswa kita di Kota Kendari untuk melakukan pemanfaatan lingkungan dan pekarangan. Contohnya, kita ajak mereka menanam cabai, tomat, hingga menjaga kelestarian lingkungan,” kata Siska, Rabu (15/04/26).

BACA JUGA :  Hadir Dengan Model dan Fitur Baru, Honda CBR 250RR Kini Tersedia di Sultra

Menurutnya, program ini sejalan dengan kebijakan Presiden RI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Pelibatan pelajar diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran hingga ke lingkup keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, menyebut konsep “Hebat” mengandung nilai Hijau, Edukatif, dan Berkarakter. Implementasi program akan didukung tim teknis dari dinas terkait bersama Bank Indonesia yang memberikan edukasi langsung di sekolah.

“Kita ingin generasi muda terlibat. Anak-anak nanti diberi edukasi tentang pentingnya sektor pangan melalui aksi nyata menanam tanaman hijau di lingkungan sekolah. Tujuannya agar mereka mengenali lingkungan dan memahami pentingnya pangan sejak bangku sekolah,” jelas Abdul Rauf.

BACA JUGA :  PT Vale Raih Penghargaan PII Sebagai Penghasil Insinyur Profesional Terbanyak

Selain aspek edukasi, pemerintah kota juga menaruh perhatian pada stabilitas stok dan harga pangan melalui kolaborasi antara produsen dan distributor. Mengingat Kendari bukan daerah penghasil utama, upaya pengurangan ketergantungan pasokan dari luar dilakukan melalui pemanfaatan pekarangan rumah tangga lewat Program Kasoami maupun di lingkungan sekolah.

“Bicara inflasi adalah bicara isi perut dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Karena itu, kami terus mengecek setiap hari bersama TPID, perbankan, dan stakeholder lainnya untuk memastikan stok aman dan harga stabil,” tegas Siska.

Program Sekolah Hebat diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu membentuk generasi muda Kendari yang mandiri dalam aspek pangan serta peduli terhadap lingkungan.

1
1