Kendari, Radarsultra.co.id – Eksekusi pemindahan Pasar Panjang ke Pasar Sentral Kota Kendari Rabu (18/7/18) siang, sempat berlangsung ricuh. Ratusan pedagang terlibat bentrok dengan petugas hingga dua orang petugas dari Satpol PP terluka.

Aroma perlawanan pedagang sudah terasa panas hingga kericuhan sempat terjadi beberapa kali, sehingga para pedagang sempat bertahan di tengah jalan untuk menghalau para petugas namun bisa diredakan, dan sempat terjadi aksi pelemparan batu ke petugas dari pihak pedagang yang menolak penertiban.
Akibat dari kericuhan tersebut dua orang petugas dari Satpol PP terluka dibagian kepala karena lemparan batu yang dilakukan para pedagang dan langsung dilarikan kerumah sakit terdekat.
Salah seorang pedagang, Mastiu (42) protes dengan cara para aparat Satpol PP dalam melakukan penertiban dimana menurutnya dalam bertindak para aparat bertindak anarkis, sebab menurut pengakuannya dirinya mendapat luka akibat pemukulan yang dilakukan pihak petugas.
“Mereka anarkis itu, kita cuman mau kasih pindah barang” ungkapnya kepada awak media.
Untuk menghindari agar bentrokan tidak meluas, proses eksekusi dilakukan. Petugas hanya melakukan pembongkaran bangunan dan lapak yang sudah kosong setelah pedagangnya bersedia dipindahkan.






