Kendari, Radarsultra.co – DBD atau demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue, yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, penyakit ini sering mengalami peningkatan saat masuk musim penghujan, termasuk di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Musim penghujan yang juga terjadi di Sultra ini menyebabkan kasus DBD mengalami peningkatan dari 19 pasien di Desember 2023 menjadi 64 pasien pada 1 Januari 2024.
Sebagai wujud dukungan moran dan semangat kepada para pasien DBD, Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto menjenguk langsung secara satu persatu keadaan para Pasien DBD khususnya anak-anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Sultra, pada Selasa (16/1/2024).
Melalui kunjungan itu, selain menanyakan keadaan pasien Andap Budhi Revianto juga meminta tanggapan keluarga pasien terkait pelayanan RSUD.
“Saya selaku Pj Gubernur prihatin dengan kondisi mereka, mari kita mendoakan supaya saudara-saudara serta para pasien Anak-anak bisa segera sembuh,” kata Andap Budhi Revianto, saat diwawancarai seusai peninjauan.
Dikatakannya DBD merupakan penyakit endemik yang meningkat dimasa musim penghujan yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Olehnya itu, menurut Andap perlu adanya perhatian dari masyarakat dalam melakukan pencegahan dilingkungan masing-masing, dengan menerapkan pola 3M Plus.
“Ini endemik sampai dengan bulan Maret, olehnya itu didalam keluarga harus ada satu orang yang bertugas untuk melakukan langkah-langkah melakukan 3M Plus di lingkungan rumah,” imbuhnya.
“Kita tidak berharap kasus DBD ini terus meningkat. Mari kita melakukan langkah secara nyata selamatkan keluarga kita, tetangga kita dan masyarakat Sultra,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Dirut Bahteramas Sukirman mengatakan Jumlah Pasien yang positif DBD sejak satu Januari lalu berjumlah 64 orang.
“Sejak satu Januari lalu jumlah pasien positif DBD itu sebanyak 64 orang, namun sebagian sudah sehat dan diperbolehkan pulang. Jadi saat ini yang tengah dirawat sebanyak 39 orang yang terdiri dari anak-anak 15 orang dan dewasa 24 orang,” katanya.
Menurutnya jumlah Pasien DBD saat ini bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya menunjukkan tren peningkatan. Dimana, pada November 2023 berjumlah 19 orang sedangkan Desember 2023 berjumlah 17 orang.
“DBD inikan endemik, dimana pada bulan-bulan tertentu ada kencenderungan naik, dimana saat musim penghujan begini memang mulai naik,” tutupnya.






