1

Ide Kreatif Perawat Asal Muna, Limbah Medis Disulap Jadi Hiasan

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Selain dianggap sebagai barang rongsokan, limbah medis dianggap sebagai sampah berbahaya yang telah terkontaminasi dengan berbagai zat kimia obat-obatan dan juga bakteri dari Rumah Sakit (RS).

Namun tidak dengan Evi Apriani seorang Perawat yang bertugas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tersebut telah menepis pandangan negatif tentang limbah medis yang selama ini hanya dipandang sebelah mata.

1
Foto : Salah satu hasil karya Evi yang terbuat dari barang bekas medis

Limbah medis yang dimaksud tentunya bukanlah limbah medis berbahaya yang telah terkontaminasi dengan berbagai penyakit, namun limbah yang dimaksud yaitu berupa sisa-sisa kemasan obat seperti botol-botol obat injeksi, obat syrup serta sendok-sendok sisa obat-obatan.

Foto : Salah satu hasil karya Evi yang terbuat dari barang bekas medis

Di tangan Evi, limbah-limbah medis tersebut disulap menjadi hiasan pernak-pernik cantik seperti gantungan kunci dan hiasan meja dengan tema ‘Flowers in Bottle’.

BACA JUGA :  Belanja Sembako dengan Telkomsel Poin Bisa Dapat Potongan Harga

Kepada Radarsultra.co.id, Evi mengatakan, ide tersebut berawal dari rasa penasaran terhadap sisa botol obat-obatan yang dianggapnya unik hingga melahirkan ide kreatifnya untuk memafaatkan keunikan botol-botol tersebut menjadi koleksi menarik dan kini sudah banyak terpajang di rumahnya.

“Saya kebetulan juga hobby dalam membuat pernak – pernik. Tetapi ini hal terbaru menurut saya karena terbuat dari bekas alat – alat medis,” ungkap Evi, Minggu (3/11/2017).

Foto : Salah satu hasil karya Evi yang terbuat dari barang bekas medis

Berangkat dari hal itu, Evi mengumpulkan limbah-limbah medis tersebut seorang diri untuk dibawa pulang kerumahnya dan mulai mengerjakannya pada saat senggang untuk mengisi waktu luangnya.

“Saat sedang dinas pada jam istirahat saya mengumpulkan benda-benda itu, lalu saya bawa pulang. Disaat sedang senggang, saya mengisi waktu dengan membuat hiasan dari bahan-bahan yang saya sudah kumpulkan itu,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Sambut Hari Ibu ke-89, Pemkot Kendari Gelar Berbagai Lomba
Foto : Salah satu hasil karya Evi yang terbuat dari barang bekas medis

Sambil memperlihatkan hasil karyanya Evi juga mengatakan, tema ‘flowers in bottles’ diangkatnya berdasarkan bahan dasar pernak-pernik tersebut yang terdiri dari  perpaduan antara botol bekas dan rangkaian bunga yang menurutnya hiasan tersebut paling cocok ditempatkan pada meja hias baik di ruang tamu maupun dalam ruangan kamar tidur.

“Kalau hasil pernak – pernik yang sudah saya buat, sebagian besar terpajang di meja hias ruang kamar tidur. Namun hiasan ini sebenarnya bebas dipajang dimana saja tergantung struktur ruangan tersebut saja,”ujarnya.

Foto : Salah satu hasil karya Evi yang terbuat dari barang bekas medis

Untuk diketahui, Kegemaran Evi dalam membuat hiasan pernak-pernik dari limbah medis, sudah dijalaninya sejak Tahun 2016, adapun hasil karyanya telah banyak dikoleksi yang kini terpajang disebagian ruangan dirumahnya. (B)

1
1