1

Hindari Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Sultra Berikan Bimbingan Teknis Pengawasan Media Massa Pada Insan Pers

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan bimbingan teknis pengawasan media massa dalam pemilu 2019.

1

Koordunator divisi pengawasan Bawaslu Sultra, Munsir Salam, Sp.D., M. Ap yang menjadi salah satu pemateri dalam giat tersebut mengungkapkan, giat yang diikuti oleh 35 insan pers se-Sultra itu bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pelanggaran-pelanggaran pemilu yang mungkin saja bisa terjadi di dalam pemberitaan.

“Kegiatan ini adalah kegiatan yang memang durencanakan oleh Bawaslu untuk melibatkan teman-teman jurnalis, memberikan pemahaman kepada teman-teman jurnalis terkait dengan kaidah-kaidah di dalam pelaksanaan kampanye pemilu khususnya, sehingga teman-teman ketika melakukan proses pemberitaan sudah dikuatkan dengan pemahaman normatif terkait dengan kampanye atau pemilu itu,” ungkap Munsir Salam, Senin, (19/11/18).

BACA JUGA :  Abu Hasan, di 2020 Semua Warga Bajo Kebagian Bantuan Perikanan

Lebih lanjut, kata Munsir, pihaknya meyakini, media memiliki kemampuan yang sangat strategis untuk dijadikan mitra bawaslu dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

“Saya kira strategis sekali Wartawan menjadi mitra bagu bawaslu dimana Wartawan atau Jurnalis serta medianya bisa menjadi pihak yang memberikan pendidikan politik pada masyarakat,” katanya.

BACA JUGA :  Kalla Toyota Berikan Apresiasi Kepada Para Pelanggannya di Sultra

Disamping itu, ia juga mengatakan, secara infrastruktur Wartawan dan medianya mepunyai jangkauan yang luas kepada publik dengan distribusi pemberitaan dan karya-karya jurnalistiknya, dan hal itu menjadi suatu kemutlakan bagi bawaslu untuk menggandeng Jurnalis sebagai mitra di dalam pengawasan Pemilu.

“Pesan khusus kepada teman-teman media, tentu teman-teman sebagai salah satu pilar demokrasi yang bisa mendukubg fungsi-fungsi pemilu yang baik, pemilu yang bersih, maka itu harus dimaksimalkan peran itu secara ideal dalam rangka kita mendukung demokrasi secara luas, khususnya dalam konteks pelaksanaan pemilu,” pungkasnya.

1
1