Kendari, Radarsultra.co – Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Ady Aksar, mengimbau masyarakat agar bersikap objektif dan bijaksana dalam menilai kinerja 100 hari pemerintahan Gubernur Sultra Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR) dan Wakil Gubernur Ir. Hugua.
Menurutnya, menilai kinerja kepala daerah dalam waktu 100 hari masih terlalu dini jika dibandingkan dengan masa kerja lima tahun.
Meski demikian, ia menilai pasangan ASR-Hugua telah menunjukkan langkah-langkah nyata dalam mewujudkan visi pembangunan Sultra.
“Mencermati ekspose 100 hari kerja ASR-Hugua patut diapresiasi. Diakui capaian kinerja belum menjawab ekspektasi rakyat Sultra, namun sudah menunjukkan kerja-kerja konkret sebagai seorang pimpinan daerah yang memiliki komitmen dan bertanggung jawab,” ujar Andi Ady Aksar, Rabu, (11/6/2025).
Ia menekankan bahwa siapa pun berhak memberikan catatan atas kinerja 100 hari ASR-Hugua. Namun, ia berharap penilaian tersebut dilakukan secara adil dan proporsional.
“Hak setiap orang atau pemangku kepentingan untuk menyikapi catatan kinerja 100 hari ASR-Hugua tetap harus didasarkan pada penilaian yang objektif dan bijaksana,” katanya.
Sejumlah capaian yang menonjol dalam 100 hari pertama pemerintahan ASR-Hugua antara lain adalah pengerjaan jalan rusak di Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Buton Utara.
Selain itu, keduanya dinilai memiliki jejaring dan kapasitas yang cukup mumpuni untuk merealisasikan visi “Sultra Maju, Aman, Sejahtera, dan Religius”.
Di sektor pendidikan, program-program prioritas yang telah dijalankan meliputi pengembangan sekolah unggulan di SMA Negeri 1 Kendari, pemberian beasiswa bagi pelajar, peluncuran seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa kurang mampu, hingga pemberian bonus bagi atlet berprestasi di ajang PON.
Pemerintah juga telah melakukan evaluasi fasilitas asrama mahasiswa Sultra di luar daerah serta revitalisasi asrama dayung di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP).
Di bidang kesehatan, pencapaian signifikan antara lain adalah keberhasilan operasi clipping aneurisma pertama di Sultra, ekspansi program Sultra Health Service (SHS), peletakan batu pertama pembangunan tiga rumah sakit di Buton Tengah, Konawe Kepulauan, dan Kolaka Timur, serta peningkatan pembangunan sarana sanitasi dan penyediaan air bersih.
Tak hanya itu, pemerintahan ASR-Hugua juga mulai mendorong pertumbuhan ekonomi sektor agromaritim yang difokuskan pada ketahanan pangan berkelanjutan.
Program “jamaah membangun” direalisasikan melalui rehabilitasi jalan antarwilayah, penguatan transportasi publik dengan pembangunan terminal tipe B di Kolaka Utara dan pembangunan dermaga, hingga pelaksanaan program mudik gratis dan sertifikasi tanah secara cuma-cuma.
“Wujudkan visi besar tidak bisa dalam waktu singkat. Masyarakat Sultra dari berbagai latar belakang perlu bersatu memberikan dukungan agar delapan program prioritas yang telah dicanangkan dapat terlaksana secara optimal,” pungkas Andi Ady Aksar.**






