Kendari, Radarsultra.co.id– Hujan yang terjadi semalaman tak kunjung henti hingga sekarang. Gangguan Atmosfera dan angin timur menjadi pemicu terjadinya hujan terus menerus.
“Dari analisis kami, penyebab hujan ini akibat adanya gangguan di atmosfera atau anomali. Yakni daerah tekanan rendah di sekitar laut banda atau timur Sultra. Sehingga menyebabkan masa uap air banyak terkumpul didaerah tersebut, yang kemudian menjadi bahan baku pembentukan awan awan hujan,” ungkap Pelaksana Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Adi Istiyono, Jumat (12/5/2017).
Ia juga menambahkan faktor lainnya didukung oleh angin timur yang mulai dominan, sehingga potensi pergerakan awan dominan menuju ke wilayah Provinsi Sultra, dan gelombang tinggi.
“Tinggi gelombang diperkirakan mencapai kurang lebih 1.25 sampai 2.5 meter terjadi di perairan Baubau, Perairan Kepulauan Wakatobi, perairan Manui-Kendari dan Laut Banda Timur Sultra,” tambahnya.
Saat di konfirmasi prakiraan Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari, Adi Istiyono mengatakan akibat dari cuaca yang saat ini terjadi sebagai dampak atau akibat adanya daerah tekanan rendah di daerah Sultra yg mengakibatkan awan konvektif yang mengeblock hampir di wilayah Sultra.
“Jika dilihat dari kondisi angin 3000 feet kurang significant sehingga hujannya berkepanjangan. Kondisi ini bisa menyeluruh apabila parameter angin 3000 feet mempunyai kecepatan yg significant dan intensitas penyinaran matahari maksimum dan kedua parameter tadi bekerja secara simultan,” jelasnya.
Dan untuk suhu udara 24 sampai 30°C dengan kelembaban udara 70 sampai 95% dan angin Timur-Tenggara / 5 – 30 km/jam.
Sementara ini, masih berpotensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Sultra pada jam 11.05 WITA, kondisi ini diperkirakan hingga jam 15.30 WITA.
Untuk diketahui, hujan ini berpotensi sedang hingga lebat kadang disertai guntur di Laususa, Wanggudu, Unaaha, Triwuta, Kolaka, Kendari, Andolo, Langara, Buranga, Raha, Sawerigadi, Labungkari, Bau-Bau, Batauga, Pasar Wajo, dan Wangi-wangi hingga esok hari Sabtu (13/5/2017). (B )






