Kendari, Radarsultra.co.id – Beredarnya isu bahwa Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubednur Sulawesi Tenggara (Sultra), Rusda Mahmud-Sjafei Kahar (RM-SK) tidak mempunyai kesempatan untuk ikut bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sultra 2018, kini telah terbantahkan oleh kenyataan yang ada saat ini.
RM-SK dijadwalkan akan melakukan pendaftaran sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sultra esok hari tanggal 10 Januari 2018 .
Dengan menggandeng empat partai koalisi yaitu Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai partai pengusung dan Partai Perindo sebagai partai pendukung, Rusda Mahmud optimis akan memenangkan Pemilihan Gubernr (Pilgub) Sultra 2018.
Saat ditemui di Posko Tim RM-SK, Rusda Mahmud mengatakan bahwa doa dengan niat yang tulus merupakan kekuatan besar baginya hingga berhasil menggandeng dua partai koalisi yakni PPP dan PKB untuk mengantarkannya ke Pilgub Sultra 2018.
“Jadi setelah isu itu bahwa kita tidak dapat pintu karena memang hampir semua dikatakan bahwa tertutup kemungkinan untuk saya, jadi di setiap doa saya, saya mengatakan bahwa ya Allah, kalau saya memang ditakdirkan untuk menjadi gubernur berikanlah saya pintu, tapi kalau memang saya ditakdirkan untu tidak menjadi gubernur, saya siap untuk tidak mendapatkan pintu, Itulah yang saya ucapkan di setiap doa saya,” ucap Rusda Mahmud, Selasa (9/1/2018).
Selain itu, Rusda mengatakan, berkat kegigihan Tim dan dukungan masyarakat Sultra, pihaknya berhasil mendapatkan kesempatan untuk menjadi salah satu kontestan di Pilgub Sultra yang tidak menutup kemungkinan akan memenangkan kompetisi tersebut.
“Jadi akhirnya tiba-tiba ada yang mempertemukan saya bahwa kita akan bertemu dengan ketua umum partai, saya datang disana, dan saya juga sempat mempresentasekan bagaimana situasi dan kondisi di Sultra hingga akhirnya mereka bersedia untuk bersama-sama menuju Pilgub 2018,” lanjutnya. (B)






