Kendari, Radarsultra.co – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) menjalin komunikasi erat dengan kalangan jurnalis melalui agenda Coffee Morning yang digelar pada Jumat, (25/4/225).
Kegiatan ini menjadi wadah strategis memperkuat kolaborasi dalam upaya mencegah dan memberantas peredaran narkoba di daerah tersebut.
Kepala BNN Sultra, Christ R Pusung, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para awak media yang hadir. Ia menyebut media memiliki posisi penting dalam menyuarakan bahaya narkotika kepada masyarakat.
“Upaya pemberantasan narkoba membutuhkan bantuan dari semua pihak, terutama media. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang ancaman narkotika,” ujar Christ.
Ia meyakini, sinergi yang kuat antara BNNP dan media mampu membawa Sultra menuju kondisi bebas narkoba.
“Ini bukan sekadar cita-cita. Saya yakin, jika kita bergerak bersama, kita bisa wujudkan Sultra bersih dari narkoba,” tambahnya.
Christ juga menyinggung masih tingginya tingkat penyalahgunaan narkoba di wilayahnya, terutama di area pertambangan. Ia menegaskan bahwa segala bentuk pembenaran terhadap penggunaan narkoba tetap bertentangan dengan hukum.
“Pengguna di Sultra tergolong cukup tinggi, terutama di daerah tambang. Ketika kami tanya, alasan mereka memakai narkoba untuk menambah semangat kerja. Tapi apapun alasannya, undang-undang tidak membenarkan itu,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, BNNP Sultra berharap dapat memperkuat sinergi dengan insan media dalam mengedukasi masyarakat, serta membangun komitmen bersama menciptakan Sulawesi Tenggara yang sehat dan terbebas dari pengaruh narkotika.






