Kendari, Radarsultra.co – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) penangkap ikan diduga terjatuh dari atas kapal di perairan Pulau Menui, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 24 Mei 2023 lalu.
Kapal tersebut diketahui bernama KM. Riska Hidayah 03, sementara korban Harianto (43).
Plt Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KKP) Kendari, Hidayat, mengatakan, kronologi hilangnya korban berawal saat kapal Riska Hidayah 03 tiba di Kendari pada 26 Mei 2023 lalu sekitar pukul 02.00 WITA setelah melakukan perjalanan untuk mencari ikan di perairan sekitar Pulau Menui.
Setibanya di Kendari, para awak kapal baru menyadari bahwa satu orang ABK tidak berada di kapal tersebut.
“Menurut keterangan teman ABK nya yang lain, korban terakhir terlihat pada hari kamis 24 Mei 2023 sekitar pukul 13.00 Wita,” ungkap Hidayat, Kamis, (1/6/2023).
Hidayat mengungkapkan, pencarian terhadap korban telah dilakukan sejak sat informasi hilangnya korban diterima oleh KKP Kendari.
Pencarian terhadap korban terus dilakukan oleh tim SAR hingga saat ini dan sudah memasuki hari ke tujuh pencarian.
“Pada pukul 06.30 Wita Tim Rescue KPP Kendari kembali melanjutkan Pencarian.
Penyisiran dilakukan ke arah barat laut dari perkiraan LKP seluas 30 NM²,” ungkap Hidayat.
Pencarian kali ini dilakukan di tengah kondisi cuaca berawan dan mendung, dengan kecepatan angin bervariasi antara 3 hingga 22 knot dan arah angin dari tenggara ke barat laut.
Tinggi gelombang juga menjadi faktor yang harus dihadapi tim SAR, dengan kisaran antara 0,75 hingga 2 meter.
“Ada beberapa unsur yang terlibat dalam pencarian ini yaitu, KPP Kendari, Babinsa Menui, Polsek Sub Sektor Menui, Nelayan Sekitar dan Keluarga Korban,” jelasnya.*






