1

Tambah Wawasan Terkait Kesetaraan Gender dan Keamanan Jurnalis, AJI Kendari Gelar Pelatihan

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Kendari didukung oleh AJI Indonesia dan Norsk Journalistlag menyelenggarakan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan tentang gender serta keselamatan dan keamanan jurnalis.

Ketgam: Pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan tentang gender serta keselamatan dan keamanan jurnalis yang dilakukan AJI Kendari.

Sebanyak 20 orang jurnalis, yang didominasi perempuan dari berbagai media di Kota Kendari mengikuti pelatihan Kesetaraan Gender dan Keamanan Jurnalis ini, yang diselenggarakan di salah satu hotel di Kendari pada Jumat-Sabtu, 7-8 Oktober 2022.

1

Ketua AJI Kendari, Rosniawanti mengatakan, kegiatan pelatihan ini dilaksanakan untuk melatih dan menambah kemampuan jurnalis mengenai keselamatan dan kesetaraan gender, dengan materi-materi kunci seperti kesetaraan gender, menangani diskriminasi, hak jurnalis dan keamanan gender, pelecehan seksual di tempat kerja, pengarusutamaan gender, keamanan di lapangan, dan merancang kampanye gender.

BACA JUGA :  Raih 19 Suara, Siska Terpilih Jadi Wakil Walikota Kendari

“Pelatihan yang diberikan ini merupakan hal yang penting, mengingat saat ini tantangan dan ancaman keselamatan jurnalis, terutama jurnalis perempuan saat bekerja juga semakin besar”, ujarnya.

Rosniawanti juga mengungkapkan, dalam pelatihan ini, para peserta juga berdiskusi soal pengucilan dan diskriminasi gender yang masih terjadi di ruang redaksi. Serta bagaimana menghadapi berbagai diskriminasi tersebut.

Kedepannya, pelatihan ini diharapkan akan menambah pengetahuan dan keterampilan jurnalis mengenai kesetaraan gender, terutama jurnalis perempuan. Kemudian pengetahuan dan keterampilan ini bisa disebarluaskan kepada rekan kerja dan komunitasnya.

“Kita juga berharap kepada media agar dalam memberitakan bisa lebih sensitif gender sehingga bisa mengedukasi masyarakat”, ungkap Rosniawanti.

Sementara itu, salah seorang peserta, Sitti Harlina mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan pelatihan ini sebab dapat lebih menambah wawasannya lagi terkait kesetaraan gender dan keamanan dalam melakukan peliputan.

BACA JUGA :  23 Tahun Telkomsel Konsisten Kembangkan Ekosistem Digital di Indonesia

“Dari pelatihan ini saya bisa mengerti bahwa sebenarnya tidak ada perbedaan tugas antara jurnalis perempuan dan laki-laki dalam peliputan. Sebenarnya kita punya tugas yang sama. Terus kita juga tahu hak-hak kita sebagai jurnalis. Yang lebih penting, sebagai jurnalis kita harus mementingkan keselamatan diri karena tidak ada berita yang seharga nyawa,” ujarnya.

1
1