1

Sosok Pantang Mundur di Balik Kemajuan UPTD BPPT

Radarsultra.co.id
1

Apolonaryus, S.Pt.,M.Pt.

Kendari, Radarsultra.co.id – Dia adalah Apolonaryus, S.Pt.,M.Pt. Sosok pria kelahiran Ruteng, 55 tahun lalu itu yang saat ini dipercaya menahkodai UPTD Balai Perbibitan dan Pakan Ternak (BPPT) Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra.

1

Sosok sederhana ini mengawali karirnya sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai petugas lapangan di Kabupaten Muna. Di sana, ia bertugas selama 14 tahun.

“Saya masa kerja sudah 33 tahun. Pertama tugas di Kabupaten Muna. Di sana itu kita petugas lapangan untuk bidang peternakan juga,” kata pria alumnus Universitas Halu Oleo (UHO) itu kepada Radasultra.co.id.

“Saya nanganin proyek Bank Dunia dulu di lapangan. Jadi saya yang ditempatkan pertama dulu dari Jakarta dan menangani selama 14 tahun. Jadi semua sapi di Muna dulu kita yang sebar,” jelasnya.

BACA JUGA :  2019, ASN Distanak Diwajibkan Buat Laporan Kinerja Tiap Hari

Setelah penempatan di Kabupaten Muna, suami dari Wa Ode Eni ini langsung ditempatkan di Distanak Sultra. “Pasca dari Muna langsung di provinsi sampai sekarang,” ujarnya.

“Untuk di provinsi pertama itu jadi staf, selang beberapa tahun jadi Kepala Seksi Perbibitan dan Pakan Ternak setelah itu baru langsung Kepala UPTD sampai sekarang,” imbuhnya.

Poli yang menyelesaikan strata satu dan dua di UHO ini pernah menerima penghargaan sebagai Kepala Peternakan Kecamatan Teladan se-Sultra.

“Saya lupa tahunnya yang jelas era zaman Pak Kaimoeddin (gubernur keenam Sultra: Drs. H. Laode Kaimoeddin),” ungkapnya.

Ayah dari Christian dan Agnes ini tercatat merupakan alumni dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Theresiana 1 Semarang.

BACA JUGA :  Kenali 10 Tanda-tanda Sapi Bunting

“Untuk organisasi saat ini yah Korpri. Pertama-pertamanya dulu malah saya pernah jadi Sekretaris Korpri di dinas (Kabupaten Muna),” ujarnya.

Selain menyanyi, anak ketiga dari tujuh bersaudara ini juga hobi olahraga bulutangkis. Dirinya memiliki motto hidup dalam berkarya yakni maju terus pantang mundur.

“Dalam artian begini, apapun hambatan yang kita dapatkan hambatan itu pasti ada solusinya makanya jangan kita mundur. Carikan solusinya untuk bisa kita maju dari tantangan maupun hambatan yang ada di hadapan kita. Tidak ada masalah yang tidak ada solusinya. Kalau menurut saya begitu. Dan itu terbukti sekarang di UPTD yah bagaimana pun Pak Kadis (Kadis Distanak Sultra) sudah sangat mempercayai kita di lapangan,” pungkasnya.

Laporan : Benny Laponangi

1
1