1

Retribusi Balai Pengembangan Benih Distanak Sultra Menurun

Radarsultra.co.id
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra saat meninjau persawahan
1

Kendari, Radarsultra.co.id – Retribusi hasil penjualan benih Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra tahun 2017 hanya mencapai 30 persen dari target Rp1 miliar.

Kepala Distanak Sultra Muhammad Nasir mengatakan, retribusi dari Balai Pengembangan Benih Tanaman Pangan (BPBTP) tahun 2017 menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

1

“Perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) UPTD BPBTP tahun 2016 lalu mencapai Rp1 miliar lebih, kemudian tahun 2017 menurun, hanya sebesar Rp301.049.000.

Sedangkan, lanjutnya, target perolehan PAD BPBTP yang menangani penjualan benih sebesar Rp1 miliar. Penyebab tidak tercapainya ialah karena faktor cuaca.

BACA JUGA :  Terima Penghargaan Tokoh Inovatif Birokrasi

“salah satunya karena faktor cuaca. targetnya kita dari aneka usaha tanaman (UPTD Balai Pengembangan Benih Tanaman Pangan) yang paling dominan. Pada saat itu, cuaca kurang bagus, hujan. Curah hujan yang tinggi saat itu,” ujar Nasir kepada Radasultra.co.id, Jumat (14/9/2018).

Nasir mengaku, faktor cuaca tersebut menyebabkan terjadinya penurunan produksi. Dimana musim tanam beralih ke tahun berikutnya yakni tahun 2018.

BACA JUGA :  132 Hektare Lahan Sawah yang Dicetak Tiga Tahun Terakhir

“Karena faktor cuaca menyebabkan produksinya menurun. Karena benih kalau musim hujan tinggi, banyak yang tidak bisa diamankan. Akhirnya musim tanam keduanya bergeser waktu tanamnya, menyebrang ke tahun berikutnya, tahun 2018,” katanya.

Sebagai informasi, secara keseluruhan perolehan PAD Distanak Sultra pada tahun 2017 yakni sebesar Rp 420.475.350. Dimana perolehan tersebut berasal dari retribusi pemakaian kekayaan daerah, retribusi penjualan produksi usaha daerah, dan retribusi sewa rumah dinas.

Laporan: Benny Laponangi

1
1