Kendari, Radarsultra.co – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, memastikan penyediaan listrik bagi sebelas desa di wilayah kepulauan Kabupaten Muna Barat segera terealisasi.
Program ini menjadi prioritas pembangunan daerah sekaligus wujud dukungan terhadap percepatan peningkatan rasio elektrifikasi nasional.
“Dengan kegiatan tadi itu, Diseminasi kelistrikan itu kita Muna Barat itu sampai 2027 sebelas desa ya itu sudah akan dihadiri oleh listrik,” ungkap La Ode Darwin ditemui usai kegiatan Diseminasi RUPTL 2025 2034, Rencana Stategis PLN dalam Meningkatkan Rasio Elektrifikasi dan Mendukung PSN di Sulawesi Tenggara di Hotel Claro Kendari, Senin (25/8/2025).
“Target tahun 2025 ini empat desa, kemudian tujuh desanya itu akan diselesaikan sampai 2027. Jadi itu suatu kesyukuran bagi saya, sebelas desa itu bisa dialiri listrik,” lanjutnya.
Berdasarkan roadmap yang disusun Pemkab Muna Barat bersama PLN dan UP2K Sultra, sebanyak empat desa ditargetkan teraliri listrik pada 2025, sementara tujuh desa lainnya akan rampung hingga 2027.
Program ini mengutamakan wilayah kepulauan yang selama ini belum terjangkau jaringan listrik PLN.
Pemerintah Kabupaten Muna Barat sebelumnya telah melakukan sosialisasi ke 11 desa sasaran pada Juli 2025.
Kolaborasi Pemda dengan Pemprov Sultra, PLN, serta dukungan UP2K menjadi kunci utama, termasuk penyediaan lahan, fasilitas sosial, dan pembiayaan sambungan listrik.
La Ode Darwin menegaskan, elektrifikasi bukan hanya pemenuhan kebutuhan energi, melainkan juga penggerak utama pembangunan desa, penunjang pendidikan, kesehatan, serta pembuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Listrik bukan hanya soal penerangan, tapi bagian penting dari masa depan daerah kita, khususnya wilayah kepulauan,” tegasnya.
Dengan terealisasinya program ini, Pemkab Muna Barat optimis dapat mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah kepulauan.***






