Kendari, Radarsultra.co – Direktorat Binmas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Koordinasi, Pengawasan, dan Pembinaan (Rakorwasbin) terhadap Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), Pengguna Jasa Pengamanan (PJP), dan Satuan Pengamanan (Satpam) se-wilayah Polda Sultra.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Direktur Binmas Polda Sultra, Kombes Pol Antonius Danang Heruwibowo, SH., SIK., MM.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembukaan Training of Trainers (ToT) Ketahanan Pangan yang diselenggarakan oleh Direktorat Binmas Polda Sultra.
Rakorwasbin ini dihadiri oleh perwakilan Gubernur Sulawesi Tenggara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra, pimpinan instansi pemerintah dan swasta, serta perwakilan dari BPD ABUJAPI Sultra dan APSI Sultra.
Selain itu, turut hadir para Kasatbinmas Polres jajaran Polda Sultra, anggota Bhabinkamtibmas, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kapolda Sultra yang diwakili oleh Dirbinmas menyampaikan apresiasi atas kondusivitas keamanan selama proses demokrasi Pilkada di Sulawesi Tenggara.
“Keberhasilan Pilkada yang aman dan damai ini tidak terlepas dari peran aktif kepolisian, TNI, serta dukungan masyarakat dan satuan pengamanan,” ujar Kombes Pol Antonius, Rabu, (12/2/2025).
Ia juga menekankan pentingnya peran BUJP sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Sinergi antara BUJP dan kepolisian, khususnya Ditbinmas, sangat krusial untuk memastikan pelaksanaan tugas pengamanan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” tambahnya.
Beberapa poin yang menjadi fokus dalam Rakorwasbin ini meliputi kepatuhan terhadap regulasi, peningkatan profesionalisme Satpam, penguatan pengawasan dan pembinaan, serta peningkatan sinergi dengan pemangku kepentingan terkait.
Ketua Umum Abujapi Sultra, Den Ayu Kanem Khaltsum, S.H., M.H., juga menyoroti pentingnya kerja sama antara Abujapi dan Polda Sultra dalam membangun kemitraan dengan BUJP dan PJP.
“Abujapi menyadari pentingnya BUJP sebagai wadah pembinaan Satpam agar dapat menghadirkan wajah Satpam yang profesional dan bermartabat. Kami juga tengah merumuskan kode etik serta draft undang-undang Satpam demi kemajuan profesi ini,” ungkapnya.
Selain membahas pengawasan dan pembinaan BUJP, kegiatan ini juga menyoroti isu ketahanan pangan sebagai aspek fundamental dalam menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan keamanan.
Kapolda Sultra menegaskan bahwa Polri melalui Ditbinmas berkomitmen untuk bersinergi dengan masyarakat dalam mengembangkan program ketahanan pangan yang berkelanjutan.
ToT Ketahanan Pangan yang digelar dalam rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk mencetak kader-kader penggerak yang mampu mendorong kemandirian pangan di masyarakat.
“Program ini diarahkan untuk mencegah konflik sosial terkait sumber daya pangan serta meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pelatihan yang komprehensif,” ujar Dirbinmas.
Kapolda Sultra berharap Rakorwasbin ini tidak sekadar menjadi ajang formalitas, tetapi mampu menghasilkan langkah konkret dalam meningkatkan profesionalisme BUJP dan Satpam.
Selain itu, ToT Ketahanan Pangan diharapkan dapat menciptakan agen perubahan yang mampu membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan stabilitas keamanan di Sulawesi Tenggara.*






