1

Pj Gubernur Sultra Pastikan Harga Gas Elpiji Tetap, Sekda Imbau Pangkalan Jangan Melampaui HET

Pj Gubernur Sultra Pastikan Harga Gas Elpiji Tetap, Sekda Imbau Pangkalan Jangan Melampaui HET
1

Kendari, Radarsultra.co – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs Asrun Lio MHum PhD, menegaskan bahwa hingga saat ini belum terjadi kenaikan harga Gas Elpiji tabung 3 kilogram (kg).

Dalam keterangan resminya, Sekda meminta agar pangkalan sebagai penyalur resmi tidak menjual gas melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

1

“Kami sekedar mengingatkan kembali agar pangkalan sebagai penyalur resmi tabung gas elpiji 3 kg kepada masyarakat, untuk tidak melakukan penjualan melampui HET,” ujar Asrun Lio, Senin (13/11/2023).

Pemerintah Provinsi Sultra melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak Pertamina.

“Hasilnya, distribusi gas elpiji telah kembali normal setelah sekitar 20 hari penanganan,” ucapnya.

BACA JUGA :  BPS Sultra Umumkan Hasil ST 2023 Tahap Pertama

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sultra, Ir Andi Azis MSi, menjelaskan bahwa masyarakat diimbau untuk membeli gas elpiji tabung 3 kg langsung di pangkalan agar mendapatkan harga sesuai HET dan terhindar dari praktik spekulasi.

“Sesuai arahan Pj Gubernur Sultra, bahwa masyarakat juga diajak untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap pendistribusian yang dilakukan oleh pangkalan,” kata Andi Azis.

Pemerintah dan PT Pertamina terus memantau dan mengawasi distribusi gas elpiji 3 kg secara langsung di lapangan.

Masyarakat diminta melaporkan masalah terkait harga di atas HET atau dugaan penimbunan melalui call center 135.

Andi Azis menjelaskan bahwa kendala operasional di beberapa SPBE dan gangguan teknis menyebabkan penumpukan dan antrian pengisian gas elpiji.

BACA JUGA :  Pasca Idul Fitri 1445 H, Inflasi Sultra Stabil Terkendali

Pemerintah segera melakukan koordinasi dengan Pertamina dan mengeluarkan Surat Edaran tentang Penggunaan LPG Non Subsidi bagi ASN, Anggota TNI/Polri, serta pegawai BUMN/BUMD di Sultra.

Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, telah melakukan rapat koordinasi dengan OPD terkait dan PT Pertamina untuk mengatasi kelangkaan.

Operasi Pasar dilakukan di delapan kabupaten/kota di Sultra untuk menormalisasi distribusi gas elpiji sebelumnya. Wilayah yang telah terkonversi LPG tabung 3 kg memiliki pangkalan sebagai penyalur resmi kepada masyarakat.

Distribusi gas elpiji 3 kg kini telah kembali normal, dan masyarakat diajak untuk bersama-sama mengawasi distribusinya. Pemerintah Sultra bersama PT Pertamina terus intens memantau dan mengawasi langsung di lapangan.* (ADV)

1
1