Pemkot Kendari Dorong Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal Lewat FTBI Sultra 2025

Ketgam: Pemkot Kendari Dorong Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal Lewat FTBI Sultra 2025
1

Kendari, Radarsultra.co — Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan berbasis kearifan lokal dengan turut mendukung penyelenggaraan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Sulawesi Tenggara 2025.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui kehadiran Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kendari, Maman Firmansyah, S.STP., MM., yang mewakili Wali Kota Kendari dalam penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Badan Pengembangan serta Pembinaan Bahasa.

Kegiatan yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara itu berlangsung di Ruang Martandu, Hotel Kubah 9 Kendari, Rabu (12/11/2025).

Agenda tersebut dirangkaikan dengan pembukaan resmi FTBI tingkat provinsi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D.

Ketgam: Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D.

Dalam sambutannya, Asrun Lio menekankan relevansi festival ini bagi dunia pendidikan, terutama dalam upaya menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap warisan budaya daerah.

BACA JUGA :  Pemkot Kendari Serahkan 10.798 Keping E-KTP Ke Kecamatan

Ia menyebut FTBI sebagai langkah strategis yang mampu menghadirkan ruang belajar kreatif bagi generasi muda.

“Festival ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang belajar yang berharga bagi generasi penerus dalam menjaga bahasa daerah sebagai bagian penting dari identitas budaya kita,” ujar Asrun Lio, Kamis (13/11/2025).

Melalui pendekatan pendidikan yang melibatkan aktivitas berbahasa secara langsung, FTBI diharapkan membantu siswa meningkatkan kemampuan berbahasa daerah sekaligus memperkuat karakter dan identitas budaya mereka.

Ketgam: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kendari, Maman Firmansyah, S.STP., MM menghadiri acara pembukaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI)

Pemerintah Kota Kendari melihat kegiatan ini sebagai momentum untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda, sejalan dengan visi meningkatkan kualitas pendidikan yang berkarakter.

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemprov Sultra dan Badan Pengembangan serta Pembinaan Bahasa juga menjadi simbol penguatan sinergi dalam program pengembangan serta pelestarian bahasa di daerah.

BACA JUGA :  Pemkot Kendari Berencana Akan Tambah 25 Unit Randis Baru

Kerja sama ini membuka jalan bagi penerapan berbagai program pendukung di sekolah-sekolah, komunitas budaya, dan ruang-ruang edukasi lainnya.

Festival Tunas Bahasa Ibu 2025 menghadirkan peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara. Para peserta akan mengikuti rangkaian lomba yang tidak hanya menampilkan kemampuan berbahasa daerah, tetapi juga kreativitas dalam menghidupkan kembali nilai-nilai budaya melalui teks dan tuturan.

Ketgam: Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan berbasis kearifan lokal dengan turut mendukung penyelenggaraan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Sulawesi Tenggara 2025.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, FTBI diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong integrasi bahasa daerah ke dalam pembelajaran di sekolah serta memperluas partisipasi generasi muda dalam melestarikan warisan budaya.

Pemerintah Kota Kendari meyakini bahwa upaya penguatan bahasa ibu adalah bagian penting dalam membangun generasi yang berkarakter, serta menjadi investasi budaya bagi masa depan Sulawesi Tenggara.***

1
1