Kendari, Radarsultra.co.id – Aksi yang diduga menghalangi tugas jurnalistik kali ini kembali menimpa salah satu reporter Media Online di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kepada rekan jurnalis, Ilham (Korban) menceritakan kronologi kejadian tersebut, dikatakannya insiden tersebut terjadi pada saat dirinya bersama rekanan sesama jurnalis lainnya sedang melakukan peliputan mengenai keluhan salah satu customer yang mengajukan keberatan atas sikap industri jasa telekomunikasi tersebut di Kantor Grapari Telkomsel Kendari pada hari Selasa (28/11/2017) lalu.
“Waktu itu saya menyimpan hanphone (HP) saya diatas meja untuk merekam proses pembicaraan dari customer kepada pegawai itu (Rian), lalu ketika saya mau kembali mengambil HP saya, Rian, tanpa seizin saya, mengambil HP itu, memang dikembalikan, tapi sikap dan bahasa tubuhnya itu sangat tidak menghargai kami,” papar Ilham, Kamis (30/11/2017).
Setelah mematikan rekaman, perlakuan tidak menyenangkan dari oknum pegawai Grapari tersebut yang diketahui bernama Rian terus berlanjut, menurut Ilham, Rian juga sempat membentaknya di hadapan awak media Online, Cetak dan Televisi lainnya yang pada saat itu bersama-sama melakukan tugas jurnalistik.
“Rian membentak saya, dihadapan rekan media lainnya, bahkan salah satu Customer Service lainnya, dengan tidak sopan memegang ID Card saya, lalu memeriksa dengan gerakan memaksa,” jelas Ilham.
Menanggapi hal tersebut, salah satu anggota Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Kota Kendari, Jekwan yang pada saat itu berada di tempat yang sama menyesalkan arogansi yang ditunjukan oleh pegawai Grapari tersebut kepada rekan jurnalis.
“Dimana Profesionalitas mereka? kami dengan sopan dipersilahkan melakukan peliputan, kami lakukan itu, Tapi kemudian mereka malah menghalangi tugas kami, bahkan melakukan perbuatan tidak menyenangkan, kami tidak terima itu, kita bisa saja membawa persoalan ini ke jalur hukum,” sesalnya. (B)






